
Budi daya perikanan jadi unggulan Kabupaten Sleman

Jogja (ANTARA Jogja) - Budi daya perikanan menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sleman karena produksinya mampu menyumbang produksi ikan dan benih ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Saat ini Sleman mampu menyumbang sekitar 28 persen kebutuhan ikan di DIY yang mencapai 90 ribu ton per tahun," kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman Riyadi Martoyo di Sleman, Jumat.
Ia mengatakan kebutuhan terhadap ikan per tahun di DIY mencapai kurang lebih 90 ribu ton, sedangkan produksi ikan per tahun baru mencapai kurang lebih 70 ribu ton.
"Dari sekitar 70 ribu ton produksi ikan per tahun di DIY, masyarakat perikanan Sleman telah mampu memberikan kontribusi 28 persen dari produksi ikan per tahun di DIY," katanya.
Menurut dia, dari tahun ke tahun produksi ikan di Sleman juga semakin meningkat sehingga usaha budi daya perikanan dapat menjadi sektor usaha unggulan di Kabupaten Sleman.
"Potensi usaha perikanan di Sleman cukup besar dan sangat potensial untuk lebih dikembangkan lagi," katanya.
Riyadi mengatakan peningkatan produksi perikanan di Sleman meliputi ikan konsumsi pada 2011 sebesar 18.364 ton naik 26 persen, produksi ikan hias sekitar 111 juta ekor meningkat sebesar 4,05 persen, dan produksi benih ikan sebanyak 840 juta ekor meningkat sebesar 6,91 persen.
"Peningkatan produktivitas perikanan tersebut terjadi karena peningkatan produktivitas kolam, meningkatnya jumlah kelompok pembudidaya sebesar 7,24 persen menjadi 415 kelompok, serta meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pembudidayaan ikan," katanya.
Ia mengatakan tingkat konsumsi ikan masyarakat Sleman juga menunjukkan peningkatan.
Pada 2011 tingkat konsumsi ikan masyarakat Sleman telah mencapai 27,78 kilogram per kapita per tahun, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 26,73 kilogram per kapita per tahun.
"Sejumlah Kelompok Petani Ikan (KPI) juga sudah memperoleh piagam pengukuhan kelas utama maupun kelas madya, maupun yang telah mendapatkan setifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) sesuai iso 9000 sebanyak tiga kelompok," katanya.
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui jajarannya dan juga mitra-mitranya memberikan guliran untuk membantu kelompok-kelompok pengusaha yang bergerak di bidang perikanan.
"Kurang lebih ada sekitar Rp23 miliar dana yang disalurkan untuk membantu kelompok-kelompok petani ikan yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, Kabupaten Sleman, dan juga pihak swasta," katanya. V001
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
