Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan industri perikanan.
Hal itu disampaikan Brian usai rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
"Tadi saya hanya bagian mempersiapkan SDM-SDM karena nanti akan banyak dibuka industri-industri perikanan," kata Brian menjawab pertanyaan wartawan.
Brian mengatakan dirinya diminta untuk memastikan SDM-SDM yang disiapkan memiliki kemampuan untuk mendukung program yang akan dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.
"Saya diminta memastikan SDM kita mampu dan sesuai dengan kebutuhan yang akan dijalankan oleh Menteri KKP," kata dia.
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
Rapat tersebut salah satunya membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sekaligus penguatan ekosistem industri perikanan nasional melalui konsolidasi galangan kapal dan pengembangan hilirisasi.
Selain Brian, dalam rapat terbatas tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa.
Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjelaskan bahwa Kampung Nelayan akan menjadi bagian dari ekosistem yang dikelola melalui BUMN PT. Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).
“Ini kan masuk dalam ekosistem yang akan nanti dikelola melalui Jaladri. Jadi ini kan memang bagaimana kita mengoptimalkan potensi dari pada laut kita, sehingga Jaladri nanti akan fokus kepada pengembangan produktivitas di industri perikanan kita,” ujar Dony.
Menurut Dony, pembangunan kampung nelayan tidak hanya berhenti pada aspek fisik, tetapi juga harus dipersiapkan secara bisnis, termasuk "offtake" hasil produksi.
Dony juga menambahkan bahwa penguatan industri galangan kapal menjadi bagian penting dari strategi tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap KKP yang telah mendorong tumbuhnya industri ini.
Konsolidasi galangan kapal akan dilakukan di bawah PT PAL sebagai bagian dari penguatan kapasitas nasional.
Dony memastikan bahwa proses konsolidasi tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan menilai langkah ini akan membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi lulusan teknik perkapalan dan sektor terkait.
“Kemudian juga Jaladri nanti tidak hanya akan mengembangkan di sisi hulunya, tetapi juga hilirnya. Jadi nanti industri turunan dari pada perikanan kita itu juga akan kita kembangkan secara masif. Nah ini pertumbuhan pembukaan lapangan pekerjaannya itu akan sangat masif ke depannya,” ucapnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo minta Menteri Brian siapkan SDM untuk industri perikanan
