
Bantul tuan rumah STQ DIY 2013

Bantul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran atau STQ tingkat provinsi ini pada 5 sampai 6 April 2013.
"Karena ini lingkupnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), maka sudah menjadi kewajiban kami, Kabupaten Bantul sebagai tuan rumah bersikap ramah demi suksesnya acara itu, dan berupaya tertib aman dan lancar," kata Ketua Panitia Pelaksana STQ DIY 2013 Riyantono di Bantul, Kamis.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul ini, kegiatan yang akan dibuka pada Jumat (5/4) pada pukul 19.30 WIB itu, sebelumnya diawali dengan pawai ta`aruf peserta, yang dimulai dari Lapangan Trirenggo menuju Lapangan Dwi Windu, Bantul.
"Kemudian pada Sabtu (6/4) pagi secara maraton seleksi dilakukan di empat mimbar, yaitu di Pendopo Parasamya, Masjid Jamasba, Gedung Dakwah Muhammadiyah, serta Masjid Agung. Empat tempat itu telah siap digunakan sebagai wahana dan sarana pelaksanaan STQ," katanya.
Menurut dia, dalam pelaksanaan STQ DIY 2013 yang bertema "Dengan STQ Kita Budayakan Masyarakat Mengaji" ini, akan dilombakan delapan kategori, di antaranya tilawah untuk anak-anak dan dewasa, tafsir Qur`an, dan sebagainya.
"Berbagai acara yang ikut meramaikan STQ di Bantul ini di antaranya bazar untuk produk masyarakat binaan Pemkab Bantul, dan Kementerian Agama (Kemenag) DIY. Sebagai panitia, kami targetkan bisa menjadi penyelenggara yang baik," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia STQ DIY 2013 Sudadi mengatakan kegiatan keagamaan ini diikuti semua peserta se-Provinsi DIY, dan diselenggarakan setiap tahun.
Tempat penyelenggaraan atau tuan rumah kegiatan ini berpindah-pindah, atau berputar di empat kabupaten, dan satu kota di Provinsi DIY.
"Kebetulan tahun ini Bantul mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah, sehingga dijadwalkan lima tahun yang akan datang Bantul kembali menjadi tuan rumah," katanya.
Oleh sebab itu, kata dia, seluruh rangkaian kegiatan dalam acara ini akan difasilitasi mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, konsumsi acara, transportasi peserta hingga penyelenggaraan pentas kesenian dan teknis pelaksanaan.
"Karena ini tingkat DIY, maka dewan juri berasal dari tim yang ditunjuk Pemprov DIY, termasuk kriteria penilaian menjadi rahasia juri," katanya.
Menurut dia, Bantul mengirimkan sebanyak 16 peserta untuk mengikuti semua kategori perlombaan.
Ia mengatakan pihaknya menargetkan menjadi juara umum dalam STQ DIY 2013, atau minimal 50 persen dari semua lomba dapat meraih juara pertama, dan selebihnya bisa berada di posisi kedua dan seterusnya.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
