
Bantul gelar pasar murah 300 paket sembako

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar pasar murah di halaman Kecamatan Pajangan dengan menjual 300 paket sembilan bahan kebutuhan pokok untuk warga kurang mampu.
"Pasar murah ini digelar dalam rangka membantu warga pra sejahtera untuk mencukupi kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah," kata Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Disperindagkop Bantul Tri Murdianani di sela pasar murah, Selasa.
Menurut dia, pasar murah di Pajangan yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan yang kelima, setelah kegiatan serupa selama puasa digelar di sejumlah kecamatan seperti Kasihan, Pandak, Kretek dan Pundong.
"Dalam pasar murah sebelumnya kami bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Kementerian Perdagangan (Kemendag). Dalam kegiatan ini bukan membagikan, namun menjual produk sembako dengan harga murah karena ada subsidi," katanya.
Ia menyebutkan, paket sembako yang dijual dalam pasar murah ini berisi beras dua kilogram, gula pasir satu kilogram, minyak goreng, kecap serta mie produk lokal dengan total senilai Rp30 ribu, namun hanya dijual dengan harga sebesar Rp10 ribu per paket.
"Harapan kami meskipun jumlahnya hanya 300 paket, namun bisa membantu dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat, karena sasaran pasar murah ini adalah keluarga kurang mampu dan pra sejahtera," katanya.
Menurut dia, selain pasar murah, pada kesempatan tersebut juga digelar pameran produk lokal yang berasal dari usaha kecil menengah (UKM) sejumlah kecamatan sekitar yakni Pajangan, Sanden dan Pandak.
"Dengan gelar produk UKM ini kami berharap selain bisa mempromosikan produk lokal, juga di saat seperti ini kalau ada warga yang membutuhkan bisa membeli disini sesuai apa yang dibutuhkan," katanya.
Ia mengatakan, ke depan pihaknya berharap kegiatan serupa terus digelar bahkan Kementerian Koperasi dan UKM menyediakan lebih banyak paket lagi mengingat masih banyak keluarga pra sejahtera di Kabupaten Bantul.
"Agar pasar murah tepat sasaran, daftar penerima manfaat kami serahkan kepada pihak kecamatan yang diperoleh dari desa setempat, karena mereka yang paling tahu warga yang pra sejahtera yang membutuhkan," katanya.
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
