Logo Header Antaranews Jogja

Yogyakarta pastikan penerima BSM murid yang membutuhkan

Senin, 12 Agustus 2013 13:53 WIB
Image Print
Dok Istimewa (dok istimewa)

Jogja (Antara Jogja) - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta akan memastikan daftar penerima bantuan siswa miskin adalah benar-benar siswa yang membutuhkan bantuan, dan belum memperoleh bantuan apapun seperti jaminan pendidikan daerah.

"Pemerintah Kota Yogyakarta sudah memberikan jaminan pendidikan daerah (JPD) untuk siswa kurang mampu. Karenanya, untuk bantuan siswa miskin (BSM) akan diberikan kepada siswa yang membutuhkan dan belum memperoleh bantuan pendidikan apapun," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta sudah memiliki daftar calon siswa penerima BSM, namun masih akan dilakukan proses pendataan dan pengecekan ulang untuk memastikan agar siswa yang menerima benar-benar siswa yang membutuhkan bantuan.

Dari data awal, jumlah siswa yang diajukan untuk memperoleh BSM kurang dari kuota yang ditetapkan. Kota Yogyakarta memperoleh kuota BSM untuk 9.497 siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK.

"Jumlah siswa yang diajukan memperoleh BSM memang kurang dari kuota karena sudah banyak siswa yang menerima JPD sehingga tidak lagi diajukan untuk memperoleh BSM," tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, siswa yang memiliki tunggakan biaya pendidikan akan diprioritaskan untuk memperoleh bantuan tersebut.

Besarnya bantuan yang akan diberikan pada 2013 mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, yaitu untuk SD menjadi Rp450.000 per siswa per tahun, SMP Rp550 ribu per siswa per tahun, dan SMA/SMK Rp1 juta per siswa per tahun.

Pada 2013, seluruh siswa penerima BSM juga akan memperoleh dana tambahan sebesar Rp200.000 sebagai nilai manfaat. Bantuan diterimakan dua kali.

"Bantuan tersebut akan dikirim ke rekening sekolah setelah kami ajukan data ke Dikpora DIY," ujar Edy yang akan melakukan pengecekan dokumen dengan teliti sebagai bagian dari pengawasan penggunaan dana.

Sesuai jadwal, BSM sudah bisa dicairkan mulai 26 Agustus.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) JPD Kota Yogyakarta Suryatmi mengatakan, pendataan ulang calon penerima BSM akan dilakukan hingga 16 Agustus.

"Kami masih menunggu data dari sekolah. Begitu datanya masuk, akan segera diajukan ke DIY," ucapnya.

Bantuan tersebut hanya bisa digunakan untuk keperluan pribadi siswa seperti pembelian seragam, atau keperluan sekolah lainnya.

(U.E013)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026