Logo Header Antaranews Jogja

Bantul targetkan pembangunan JJLS selesai 2017

Selasa, 11 Februari 2014 20:00 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Bantul (Antara Jogja) - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan pembangunan jalur jalan lintas selatan sepanjang kurang lebih 13 kilometer yang melintas di wilayah ini selesai pada 2017.

"Tahun 2017 jalur jalan lintas selatan (JJLS) harus selesai semuanya, sekarang pengerjaan baru sekitar lima persen atau 1,6 kilometer, tapi kami harus tetap optimis," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Tri Saktiyana Selasa.

Menurut dia, meskipun mengakui untuk mencapai target pembangunan JJLS tersebut tidak mudah, namun pihaknya akan terus berupaya dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tetangga.

Ia mengatakan, pembangunan JJLS sepanjang 13 km itu masih terkendala dengan pembebabasan lahan, untuk wilayah timur hingga saat ini belum ada titik pertemuan antara batas wilayah Bantul dengan Kabupaten Gunungkidul.

"Masalahnya belum ada titik temu di perbatasan antara Gunungkidul dengan Bantul, sehingga kan percuma kalau sudah dibangun tapi belum ada titik temunya," kata Tri Saktiyana.

Selain itu, kata dia di wilayah timur tersebut masih perlu ada perhitungan tentang titik bahaya rawan bencana, karena di wilayah tersebut terdapat banyak bukit, sehingga diperlukan jalur yang menikung di antara perbukitan.

"Titik timur belum ketemunya di mana, kami akan menunggu rembugan dengan warga dulu, karena memang sebagian lahan (calon JJLS) menggunakan tanah warga," katanya.

Sedangkan di wilayah barat, kata dia yakni di perbatasan antara Bantul dengan Kabupaten Kulonprogo, baru direncanakan adanya pembangunan jembatan, meski begitu diakui titik pembangunan jembatan tersebut masih belum ditemukan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Jalan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul, Budi Sarjono mengatakan, di wilayah Bantul barat saat ini terdapat lahan sepanjang 4,5 km mulai dari timur jembatan Pantai Samas ke barat hingga pertigaan Nyangkringan.

"Untuk tugas dari Pemkab Bantul adalah sebatas ganti rugi bangunan dan tanaman, dan saat ini ganti rugi sepanjang 4,5 km itu sudah selesai semua dengan menghabiskan biaya Rp120 juta," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026