
Bantul akan dirikan pusat informasi bagi wisatawan

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mendirikan `tourist information center` atau pusat informasi bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.
"Saat ini telah kami siapkan petugas-petugasnya, tourist information center (TIC) itu akan ditempatkan di komplek Pasar Seni Gabusan (PSG) Bantul," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul Bambang Legowo, Senin.
Menurut dia, TIC sebagai pusat informasi bagi wisatawan yang ingin mengetahui seluk-beluk destinasi pariwisata mulai dari obyek wisata alam, seni budaya hingga sentra kerajinan diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Hal itu, kata dia karena dalam setiap tahun jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke seluruh obyek wisata andalan di seluruh Bantul mencapai sekitar dua juta orang.
Menurut dia, pemberian pelatihan bagi petugas-petugas TIC sudah dilakukan akhir pekan lalu, di antaranya pembekalan kemampuan bahasa mengingat selain wisatawan domestik, tidak sedikit wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bantul.
"Tidak hanya cakap berbahasa Inggris, petugas-petugas TIC juga harus memiliki kemampuan bahasa-bahasa lain," kata Bambang Legowo.
Selain itu, kata dia, seluruh petugas TIC sebagai representasi warga Bantul juga harus dapat menciptakan kesan ramah sehingga seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancangera menemukan kenyamanan saat berlibur di Bantul.
"Harapannya bisa mendongkrak wisatawan, bahkan dari tahun-tahun berikutnya mereka mau datang kembali, makanya petugas TIC harus mampu mendeskripsikan produk-produk wisata di sini," katanya.
Menurut dia, sejumlah objek wisata di Bantul yang menjadi tujuan favorit wisatawan di antaranya Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, kemudian desa wisata kerajinan kulit di Manding, dan desa wisata kerajinan gerabah di Kasongan.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
