
GlZoo peroleh hibah pinguin dari Singapura Zoo

Jogja (Antara Jogja) - Gembira Loka Zoo Yogyakarta akan memperoleh hibah enam ekor burung pinguin dari Singapura Zoo dalam waktu dekat ini, kata Manager Marketing dan Pengembangan GLZoo Yogyakarta Josep Kurniawan.
"Kepastian datangnya pinguin afrika atau jackas pinguin ini diperoleh, setelah tahap demi tahap prosedur impor pakan pinguin telah ditempuh, dan hampir selesai," katanya di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, untuk mendatangkan pakan burung pinguin harus melalui delapan tahapan prosedur impor.
Pertama, angka pengenal impor. Kedua, nomor induk kapabeanan dari Bea Cukai. Ketiga, surat rekomendasi berisi keterangan ikan sebagai pakan satwa. Izin ini dari Kementerian Kehutanan dan LIPI.
Sedangkan yang keempat, yakni surat pembebasan bea cukai. Kelima, surat kelayakan penyimpanan pakan. Keenam, Izin pemasukan hasil perikanan (IPHP).
Kemudian ketujuh, intalasi ikan sementara, dan terakhir atau tahapan kedelapan yang masih dalam proses adalah pemberitahuan impor barang ke pihak bandara.
"Dari delapan tahapan tersebut, pihak GLZoo Yogyakarta sudah mengantongi tujuh tahapan. Yang masih menjadi kendala adalah IPHP, karena semula pakan tersebut akan didatangkan melalui Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Padahal, kita mintanya didrop langsung ke Bandara Adisutjipto Yogyakarta," kata Josep.
Ia mengatakan khusus pakan pinguin ini akan didatangkan seberat satu ton untuk saat ini. "Kami kan sudah punya lemari pendingin," katannya.
Sebelumnya, Dirut GLZoo Yogyakarta KMT A Tirtodiprojo mengatakan kendala menghadirkan satwa akuatik jenis burung yang biasa hidup di kutub tersebut karena saat itu pemerintah Indonesia belum memiliki regulasi terkait sertifikasi karantina ikan sementara.
"Jenis ikan untuk pakan pinguin adalah ikan caplein, herring dan smelt," katanya.
Izin mendatangkan pinguin dari Singapura, kata dia, tidak ada masalah. Yang sempat menjadi kendala, semata soal pakan burung pinguin tersebut yang regulasi di Indonesia saat itu belum ada.
"Padahal pakan pingiun yang dikirim ke Indonesia harus sesuai dengan regulasi di Singapura, sebagai pihak pendonor agar burung pinguin dapat hidup sejahtera dan tidak penyakitan," katanya.
Jadi, kata dia, ikan atau pakan yang datang ke Indonesia harus benar-benar bebas dari penyakit. Ikan harus tersimpan di lemari es bersuhu minus 20 derajat. Pakan pinguin itu seperti terbungkus es batu.
"Dan, baru ketika akan diberikan kepada pinguin, harus dihangatkan dulu hingga suhu delapan derajat, dengan cara diangin-anginkan menggunakan kipas angin. Setelah itu, baru diberikan kepada pinguin," katanya.
(H008)
Pewarta : Oleh Heru Jarot Cahyono
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
