Mahasiswa UNY temukan enam spesies baru kupu-kupu

id mahasiswa uny temukan

Mahasiswa UNY temukan enam spesies baru kupu-kupu

Ilustrasi (Foto butterfly-dew.blogspot.com)

Jogja (Antara Jogja) - Sekelompok mahasiswa biologi Universitas Negeri Yogyakarta yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian menemukan enam spesies baru kupu-kupu di Pulau Nusakambangan.

"Rencananya enam spesies tersebut akan kami beri nama Elymnias aruma, Danaus aziza, Danaus bellae, Chetosia ananda, Mycaelesis galaya, dan Melanistis kurniae," kata ketua tim Dwi Arum Sari di Yogyakarta, Senin.

Ia mengatakan tim melakukan penelitian kupu-kupu di Pulau Nusakambangan. Penelitian berjudul "Analisis Tipologi Lepidoptera Berdasarkan Observasi Habitat di Kawasan Hutan Lindung Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah".

"Setelah melakukan observasi dan proses identifikasi, ditemukan 36 spesies Lepidoptera (kupu-kupu). Ada 30 spesies telah berhasil diidentifikasi," katanya.

Menurut dia, 30 spesies tersebut dari famili Nympalidae, Papilionidae, Pieridae, dan Hisperidae. Beberapa sampel spesies yang berhasil diidentifikasi adalah Papilio peranthus, Papilio polytes javanus, Papilio aristolociae adamas, Cirrochroa thyce rotundata, Ideopsis juventa, Idea stoli stoli, Tanaecia trigerta trigerta.

"Berdasarkan hasil identifikasi, ada enam spesies yang belum teridentifikasi nama spesiesnya (unidentified spesies), dan akan kami beri nama Elymnias aruma, Danaus aziza, Danaus bellae, Chetosia ananda, Mycaelesis galaya, dan Melanistis kurniae," katanya.

Ia mengatakan di Pulau Nusakambangan, tim mendapati spesies yang masuk dalam "redlist" Convention on International Trade in Endangered Species (CITES) yakni Troides Helena dan Troides hypolitus.

"Kedua spesies tersebut merupakan kupu-kupu yang dilindungi oleh dunia internasional dan keberadaannya hampir punah. Kedua spesies itu patut untuk dikonservasi," katanya.

Menurut dia, Indonesia adalah negara yang terdiri atas ribuan pulau. Dari Pulau Nusakambangan saja ditemukan enam spesies yang belum teridentifikasi dan spesies langka yang hampir punah.

"Kami lantas sadar bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan biodiversitas. Diperlukan ekspedisi lebih lanjut untuk mengungkap kekayaan biodiversitas yang dimiliki Indonesia yang sebenarnya," katanya.

Anggota tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian itu adalah Kurnia Cahyani, Violeta Bella Sandyra, Muhammad Anand Ardhiansyah, dan Aziz Purnomosidi.

(B015)
Pewarta :
Editor: Regina Safrie
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar