Logo Header Antaranews Jogja

PAN Bantul miliki nama bakal calon bupati

Selasa, 12 Agustus 2014 19:38 WIB
Image Print
Partai Amanat Nasional (Foto logoidme.blogspot.com)

Bantul (Antara Jogja) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah memiliki lima nama bakal calon Bupati Bantul menghadapi penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah 2015.

Ketua DPD PAN Bantul Ardhi Mahmud Widanto di Bantul, Selasa, mengatakan dari lima nama tersebut, dua orang dari luar partai, sementara tiga orang di antaranya berasal dari kader internal partai dan pihaknya telah melakukan komunikasi intensif namun belum secara resmi.

"Belum bisa dipublikasikan sekarang, karena kan masih lama, kalau dimunculkan sekarang takutnya nanti malah strateginya bisa mudah terbaca oleh pihak lain, karena PAN juga masih melakukan lobi-lobi dengan partai lain," katanya.

Menurut dia, sejumlah nama yang muncul tersebut secara popularitas cukup baik, akan tetapi elektabilitasnya perlu didongkrak, sehingga nantinya PAN akan melakukan survei untuk mengetahui calon pemimpin yang diharapkan masyarakat Bantul.

"Mungkin kami akan mempublikasikan sekitar dua bulan lagi, karena kan usai pelantikan masih persiapan pembahasan alat kelengkapan (alkap) dewan di DPRD Bantul," kata calon anggota legislatif (caleg) DPRD Bantul terpilih yang akan dilantik pada Rabu (13/8) nanti.

Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa partai tidak akan mengusung kembali calon petahana atau pejabat masa kini yakni Sri Surya Widati yang menjabat Bupati Bantul, dan Soemarno yang menjabat Wakil Bupati Bantul untuk periode 2010-2015.

Sebab, kata dia meskipun dalam Pemilihan Kepala Daerah 2010 pasangan tersebut diusung Partai Golkar, PAN, dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), akan tetapi Sri Surya Widati merupakan kader dan loyalis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Yang jelas untuk Pilkada yang akan datang, PAN tidak akan mengusung calon sebelumnya. Secara `de jure` memang kami yang mengusung dalam Pilkada 2010, tapi dia (Sri Surya Widati) bukan kader kami tapi kader PDIP," katanya.

Sementara itu, ia mengatakan untuk memperkuat dukungan, pihaknya akan mempertajam komunikasi koalisi permanen hasil Koalisi Merah Putih dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, jika sudah terbentuk, maka koalisi tersebut akan langsung dideklarasikan.

"Keinginan para ketua partai juga seperti itu (koalisi permanen,) seperti di Jakarta, akan tetapi kami masih menunggu dari wilayah, kalau sudah dibentuk (koalisi permanen di tingkat wilayah) maka kami akan langsung deklarasikan," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026