Yogyakarta (Antara Jogja) - Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta akan membagikan puluhan gerobak sampah ke wilayah untuk mendukung pengangkutan sampah di permukiman.
"Tahun ini, kami mengadakan 100 gerobak sampah. Sebanyak 90 gerobak akan dibagikan ke rukun warga (RW) sedangkan sisanya dikelola langsung oleh sejumlah sektor kebersihan," kata Kepala Bidang Kebersihan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta Udi Santosa di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, gerobak yang dibagikan ke wilayah tersebut ditujukan untuk rukun warga yang mengajukan kebutuhan gerobak dan wilayah yang tertib membayar retribusi sampah serta kondisi gerobak sampah yang dimiliki sudah rusak.
"Biasanya, gerobak yang sudah berusia dua hingga tiga tahun banyak yang sudah keropos sehingga perlu diremajakan lagi," katanya.
Udi mengatakan, proses pengadaan gerobak sampah untuk wilayah ditargetkan selesai pada akhir November meskipun ada beberapa wilayah yang sudah akan memperoleh gerobak sampah dalam waktu dekat.
"Rata-rata, setiap satu kelurahan ada dua rukun warga yang memperoleh gerobak sampah pada tahun ini," katanya.
Ia menambahkan, pengadaan gerobak sampah untuk wilayah tidak hanya akan berhenti pada tahun ini tetapi dilanjutkan tahun depan dengan jumlah lebih banyak.
"Kami sudah usulkan melalui APBD 2015 untuk pengadaan sebanyak 240 gerobak sampah. Harapannya, setiap RW memiliki gerobak sampah sendiri-sendiri," katanya.
Sementara itu, Kepala BLH Kota Yogyakarta Irfan Susilo mengatakan, pengadaan gerobak sampah untuk wilayah tersebut didasarkan pada pengajuan dari wilayah, namun tidak semua permohonan akan langsung disetujui.
"BLH akan tetap melakukan verifikasi terlebih dulu. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bisa memperoleh gerobak sampah," katanya.
Ia berharap, bantuan gerobak tersebut dapat digunakan untuk pengelolaan sampah secara mandiri oleh masyarakat yaitu mengangkut sampah dari permukiman ke tempat pembuangan sampah sementara.
"Warga juga bisa mengembangkan kegiatan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir bisa berkurang," katanya.
(E013)
