
Dishub Bantul prediksi puncak arus mudik H-2

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksi puncak arus mudik angkutan Idul Fitri 1436 Hijriah yang melintas di jalur utama wilayah setempat pada Rabu (15/7) atau H-2 menjelang Lebaran.
"Kepadatan arus mudik di Bantul sudah terlihat sejak H-5 dan terus bertambah mendekati Lebaran, prediksinya puncak arus mudik terjadi pada H-2," kata Kepala Dishub Bantul, Suwito di Bantul, Selasa.
Menurut dia, berdasarkan rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran terpadu DIY beberapa waktu lalu prediksi peningkatan volume kendaraan yang memasuki wilayah DIY sebesar 5,59 persen baik roda dua maupun roda empat.
"Sedangkan puncak kepadatan arus balik Lebaran 2015 diprediksikan pada H+2 dan H+3 Lebaran, sebab mayoritas pemudik khususnya pekerja sudah harus mulai kembali untuk bekerja dan beraktifitas seperti biasa," katanya.
Suwito mengatakan, beberapa ruas jalur utama mudik dan balik Lebaran yang disiapkan di wilayah Bantul di antaranya sepanjang Jalan Wates Sedayu, Jalan Lingkar Selatan, Jalan Wonosari Piyungan dan dan Jalan Raya Srandakan.
Namun demikian, kata dia, saat arus balik atau arus kendaraan usai hari H Lebaran, selain di jalur utama tersebut, kepadatan juga terjadi di wilayah jalur-jalur alternatif dan jalur wisata seperti Jalan Parangtritis, Jalan Bantul dan Jalan Imogiri.
"Kalau arus mudik, titik-titik kemacetan berpotensi terjadi di Jalan Wates (Sedayu) dan Jalan Wonosari (Piyungan), kemudian setelah hari raya ruas jalan yang perlu diwaspadai kemacetan di sepanjang Jalan Parangtritis," katanya.
Sementara itu, ia mengatakan, untuk kesiapan sumber daya manusia (SDM) pengamanan Lebaran, pihaknya membuka Posko Induk yang siaga selama 24 jam di terminal gabusan, komplek Pasar Seni Gabusan Jalan Parangtritis.
"Kemudian kami juga membuka poskotis (posko taktis) di 12 lokasi posko pengamanan (pospam) Lebaran dengan jumlah personel yang kami terjunkan sebenyak 65 orang," katanya.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
