Dishub Bantul menggandeng BNNK lakukan tes urine awak angkutan Lebaran

id Dishub Bantul ,Pemeriksaan urine,Angkutan Lebaran

Dishub Bantul menggandeng BNNK lakukan tes urine awak angkutan Lebaran

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul Singgih Riyadi. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng Badan Narkotika Narkotika Kabupaten (BNNK) Bantul untuk melakukan tes urine terhadap awak angkutan menghadapi pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2026.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BNNK, mulai minggu depan akan melakukan tes urine untuk awak angkutan," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi, di Bantul, Kamis.

Menurut dia, pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan untuk awak angkutan Lebaran yang selama ini beroperasi di Terminal Palbapang dan Terminal Imogiri, dan terminal lainnya yang beroperasi saat Lebaran 2026.

"Jadi persiapannya baru itu, nanti pos induk kita yang biasanya ada di Pasar Seni Gabusan Jalan Parangtritis akan kita pindahkan di Terminal Palbapang," katanya.

Dengan demikian, kata dia, nantinya di sela kegiatan tes urine awak angkutan, personel perhubungan juga sekaligus memantau arus kendaraan keluar masuk di Terminal Palbapang.

Lebih lanjut dia mengatakan, urgensi dilakukan tes urine bagi awak angkutan tersebut karena sudah menjadi gerakan nasional dari BNNK, sebagai antisipasi agar tidak ada kru yang mengonsumsi narkoba.

Terlebih, kata dia, mereka nantinya akan melayani penumpang baik yang akan melakukan mudik Lebaran maupun yang melakukan wisata di Kabupaten Bantul.

"Jadi kita akan antisipasi lebih dini, agar para pengemudi angkutan dipastikan tidak dalam pengaruh narkotika dan obat-obatan terlarang, yang sangat membahayakan dari segi keselamatan," katanya.

Sedangkan dari segi angkutan mudik Lebaran, pihaknya sudah ada perintah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan inspeksi kendaraan atau pemeriksaan kelaikan angkutan umum.

"Pemeriksaan terhadap bus yang akan digunakan untuk menjemput pemudik maupun untuk wisata. Kami diperintahkan untuk melakukan rampcheck kendaraan mulai H-7 sampai H+10, jadi waktunya panjang," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.