
PMI Sleman targetkan 1,2 persen penduduk pendonor

Sleman, (Antara Jogja) - Palang Merah Indonesia Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan 1,2 persen dari jumlah penduduk menjadi pendonor darah tetap.
"Target tersebut bertujuan untuk memenuhi stok darah harian yang ada di Sleman," kata Ketua PMI Kabupaten Sleman Sunartono, Rabu.
Menurut dia, jumlah pendonor tetap di Sleman baru mencapai 0,8 persen dari jumlah penduduk Sleman sebanyak 1,1 juta penduduk.
"PMI Sleman terus menggalakkan kegiatan kepalangmerahan agar kesadaran masyarakat untuk terlibat dan menjadi pendonor tetap terus meningkat," katanya.
Ia mengatakan pihaknya terus melakukan promosi dan pendekatan kepada keluarga dan instansi-instansi untuk terlibat menjadi pendonor tetap.
"Rata-rata permintaan bulanan darah di Sleman mencapai 800-1.000 kantong darah. Dari permintaan tersebut, tidak semua golongan darah bisa dipenuhi karena sifatnya yang langka," katanya.
Sunartono mengatakan untuk mengatasinya, PMI Sleman terkadang bekerja sama dengan unit pelayanan lain untuk meminta stok yang dibutuhkan.
"Sejauh ini stok darah Sleman masih aman. Jejaring sudah mulai lancar. Bila satu wilayah kekurangan bisa ambil wilayah lain," katanya.
Staf Ahli Bupati Sleman bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sri Murni Rahayu mengatakan PMI Kabupaten Sleman menjadi penguat langkah bagi Pemkab Sleman dalam menghadapi berbagai tantangan khususnya kesehatan.
"Keberadaan PMI Kabupaten Sleman tentu menjadi penguat langkah bagi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menghadapi berbagai tantangan di Kabupaten Sleman. Baik tantangan yang muncul dari kondisi wilayah Kabupaten Sleman, kondisi sosial masyarakat dan lainnya," katanya. ***4***
(V001)
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
