Logo Header Antaranews Jogja

Program penukaran bright gas percepat peralihan konsumen

Jumat, 21 April 2017 18:25 WIB
Image Print
Pemasaran Bright Gas 5,5 kg (Foto ANTARA)

Bantul (Antara Jogja) - Program penukaran tabung elpiji tiga kilogram dengan elpiji 5,5 kilogram (bright gas) yang digelar agen elpiji wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta bertujuan mempercepat peralihan konsumen bahan bakar itu.

"Program ini dalam rangka promosi untuk mempercepat proses agar orang yang selama ini masih gunakan elpiji tiga kilogram bisa segera beralih ke elpiji 5,5 kilogram" kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Bantul Sulistyanto di Bantul, Jumat.

Namun demikian, kata dia di sela kegiatan program penukaran elpiji tiga kilogram dengan elpiji 5,5 kilogram di komplek perkantoran pemda Bantul, untuk makin mempercepat peralihan konsumen tentunya suatu proses promosi perlu dilakukan secara terus menerus.

"Kalau tidak melalui program seperti ini, mungkin percepatan penukaran elpiji tiga kilogram ke 5,5 kilogram ini tidak akan segera tercapai," katanya.

Menurut dia, program penukaran elpiji tiga kg dengan tabung elpiji 5,5 kg berlangsung selama enam hari sejak Jumat, 21 April sampai 26 April 2017 dengan mengambil tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah kabupaten setempat.

Ia menjalaskan, pada 21 April program penukaran elpiji digelar di depan Kantor Dinas UKM dan Perindustrian yang difasilitasi instansinya, kemudian pada 22 sampai 24 April di Kantor Kecamatan Sewon, kemudian pada 25 dan 26 April di komplek Parasamya Bantul.

"Jadi program ini tindak lanjut yang tahun lalu ada program penukaran elpiji melon dengan 5,5 kilogram khususnya bagi mereka yang kemarin sebetulnya tidak berhak menggunakan elpiji tiga kg," katanya.

Sulistyanto mengatakan, program ini menawarkan sebanyak dua tabung elpiji tiga kilogram bisa ditukarkan dengan satu tabung elpiji 5,5 kilogram beserta isinya dengan hanya menambah biaya sebesar Rp50 ribu, beda dengan biasanya yang harus nambah Rp100 ribu.

"Kemudian program isi ulang elpiji 5,5 kg, kalau di agen resmi harganya Rp57,5 ribu, namun dalam program ini harganya Rp50 ribu, selanjutnya kalau beli baru seharusnya Rp320 ribu menjadi Rp250 ribu," katanya.

Sementara itu, koordinator agen elpiji Bantul Ronny Hendro Wibowo mengatakan, program ini akan menguntungkan masyarakat selaku konsumen elpiji, sebab kalau membeli baru, isi ulang maupun menukarkan dua tabung elpiji biayanya lebih murah.

"Keuntungannya banyak, makanya masyarakat pasti berbondong bondong ke sini. Program ini hanya sampai 26 April, selama enam hari saja setelah itu harganya normal lagi," katanya.


(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026