Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Bantul minta perusahaan rutin sampaikan LKPM

Sabtu, 6 Mei 2017 18:37 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com) (antaranews.com)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta perusahaan asing maupun dalam negeri secara rutin menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

"Kita ada tim yang selalu ke lapangan untuk memonitor perusahaan-perusahaan baik PMA maupun PMDN mengenai kewajiban menyampaikan LKPM," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Bantul Sri Muryuwantini di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, pemantauan terhadap perusahaan baik penanaman Mmodal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) itu untuk mengetahui perkembangan nilai investasi di Bantul.

"Jadi kita selalu `ngoyak-oyak` dan juga melakukan pendampingan, karena kan sekarang ini sudah sistem online untuk pelaporannya itu," katanya.

Sementara itu, menurut dia, dari semua perusahaan baik PMA maupun PMDN di Bantul sejauh ini sudah menyampaikan LKPM melalui sistem online yang disediakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sehingga diimbau rutin melaporkannya.

"Tingkat ketertiban sampaikan laporan yang melalui online sudah seratus persen, sehingga kalau yang kita kunjungan itu kita imbau mereka untuk sampaikan LKPM," katanya.

Ia menjelaskan LKPM merupakan kewajiban bagi perusahaan. Apabila tidak dilaksanakan maka perusahaan akan dikenakan sanksi bisa berupa peringatan hingga perizinan usaha tidak diproses apabila perpanjang atau untuk perluasan bisnis.

"Ada beberapa yang dulu memang belum ada kewajiban melaporkan, nah kita ajak dan lakukan pendampingan ke mereka agar menyampaikan LKPM. Dan yang sudah daftarkan ke online sudah seratus persen," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Bantul Noviari Nurmades mengatakan nilai investasi yang tercatat dalam online hingga triwulan empat 2016 mencapai Rp1,1 triliun.

Ia mengatakan realisasi investasi tersebut terdiri atas investasi PMDN sebesar Rp564,6 miliar dan investasi PMA sebesar Rp450,7 miliar.

"Realisasi investasi PMA maupun PMDN di Bantul terus mengalami pertumbuhan tiap tahun," katanya.***3***

(T.KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026