Logo Header Antaranews Jogja

Puskesmas Sleman periksa rumah warga

Selasa, 8 Mei 2018 20:52 WIB
Image Print
Ilustrasi. Puskesmas (Foto Istimewa)

Sleman (Antaranews Jogja) - Puskesmas di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan pemeriksaan kesehatan keluarga dari rumah ke rumah sebagai pelaksanaan program Indonesia Sehat.

"Program ini merupakan kegiatan lanjutan tahun 2017 yakni Program Indonesia Sehat dengan pendekatan Keluarga yang menunjuk lima puskesmas yakni Puskesmas Kalasan, Mlati 2, Minggir, Ngemplak I, dan Sleman sebagai pilot proyek pemeriksaan keluarga dan untuk 2018 ini semua puskesmas melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Nurulhayah, Selasa.

Menurut dia, sebagai tindak lanjut program tersebut, pada Selasa (8/5) petugas kesehatan Puskesmas Sleman I didampingi Kepala Puskesmas dan jajaran Dinas Kesehatan Sleman mendatangi Rumah Dinas Bupati Sleman untuk mengadakan pemeriksaan keluarga.

Petugas pertama kali mengadakan pemeriksaan tensi bagi Bupati Sleman Sri Purnomo dilanjutkan Ibu Sri Purnomo.

"Selain itu petugas juga mengajukan beberapa pertanyaan meliputi penggunaan air bersih, adanya sarana kesehatan dan kebersihan keluarga meliputi kamar mandi, jamban keluarga, kebersihan lilngkungan serta kesehatan keluarga lainnya seperti penyakit yang pernah diderita," katanya.

Selanjutnya hasil pemeriksaan dan pendataan kesehatan keluarga ini dimasukkan dalam aplikasi yang langsung diakses oleh Kementrian Kesehatan RI.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyambut baik kegiatan ini karena sangat mendukung program Indonesia sehat yang langsung bisa memeriksa keluarga dan mengetahui kondisi kesehatan keluarga serta sarana pendukung menuju keluarga hidup bersih dan sehat.

"Selain itu petugas dapat mengetahui keluhan-keluhan penyakit yang diderita anggota keluarga yang kemungkinan tidak terdeteksi maupun belum memanfaatkan fasilitas sarana kesehatan seperti kartu sehat dan Jamkesmas maupun BPJS," katanya.

Ia megatakan, dengan kegiatan semacam dapat pula mengakses bagi keluarga miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Bila tidak dapat menuju sarana kesehatan terdekat bisa diakses melalui `home care` dan melalui program perawatan kesehatan masyarakat oleh petugas medis," katanya.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026