Pariwisata Sleman sumbang PAD 23 persen

id Tebing breksi

Wisata Tebing Breksi Meningkatnya Wisatawan di Taman Tebing Breksi di perbukitan Desa Sambirejo, Sleman, Yogyakarta. (Foto ANTARA/IRFAN ADI SAPUTRA/ags/16)



Sleman  (Antaranews Jogja) - Sektor pariwisata di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta selama 2018 mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 23 persen dari total Rp894 miliar.

     

"Pendapatan tersebut selain bersumber dari retribusi objek wisata, juga dari perolehan pajak hotel dan restoran," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman, Kamis.

     

Menurut dia, banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sleman membuat sektor pariwisata dapat berkontribusi lebih terhadap pendapatan daearah, karena dari target delapan juta kunjungan wisatawan pada 2018 mampu melampaui target.

     

"Target delapan juta kunjungan kami yakin terlampaui,  karena kunjungan wisatawan ke Taman Tebing Breksi Prambanan saja sudah menyumbang satu juta lebih kunjungan, tapi kalau hitungannya saya belum tahu pasti karena masih proses," katanya.

     

Ia mengatakan, jumlah retribusi yang dikelola Dinas Pariwisata Sleman juga melebihi target. Dimana pada 2018 retribusi yang dikelola sebesar  Rp6,1 miliar dengan realisasi mencapai Rp7,2 miliar.

     

"Pada 2019 ini target retribusi naik menjadi Rp6,3 miliar. Target ini baru di kawasan-kawasan wisata dan candi," katanya.

     

Sudarningsih mengatakan, untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan peran sektor pariwisata dalam menyumbang PAD, pihaknya terus berupaya unutk menggelar berbagai event.

     

"Kami terus upayakan dengan mengadakan banyak event. Ada yang terbaru nanti pada Maret, Festival Kuliner juga Volcano Run," katanya.

     

Ia mengatakan, munculnya banyak destinasi wisata baru juga membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Sleman semakin tinggi karena menjadikan Sleman punya banyak alternatif wisata.

     

"Selain itu promosi dan pengembangan sektor wisata juga berpengaruh kepada wisatawan yang datang ke Sleman. Juga menurut saya adanya peringatan wisata di pantai juga sedikit banyak ada pengaruhnya," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar