Logo Header Antaranews Jogja

Wabup Sleman resmikan pamsimas 10 desa

Selasa, 29 Januari 2019 19:07 WIB
Image Print
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun meresmikan Pamsimas 10 desa di Sleman. (Foto Antara/Humas Sleman)

Sleman (Antaranews Jogja) - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Muslimatun meresmikan proyek penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) untuk 10 desa penerima Pamsimas 2018 yang dipusatkan di Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, Selasa.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan keberhasilan setiap program tidak samata-mata berdasarkan besarnya angaran, yang terpenting adalah komitmen dari para pelaksana termasuk kepala desa, sehingga program yang dicanangkan dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

"Komitmen yang tinggi dari desa dan masyarakat merupakan kunci sukses dari program Pamsimas," katanya.

Peresmian ditandai dengan penandatangan batu prasasti dan membuka kran air disaksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Camat Pakem, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dan pejabat terkait.

Menurut dia, air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berupaya membangun fasilitas air bersih sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan air yang memenuhi standart kesehatan.

Ia juga mengapresasi program Pamsimas, karena program tersebut masyarakat tidak semata-mata menjadi objek pembangunan, melainkan ikut serta menjadi subjek dalam proses pembangunan.

"Dalam Pamsimas masyarakat diajak secara langsung dimulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan sarana kedepannya," katanya

Ia berpesan karena program tersebut dari warga untuk warga maka daripada itubdiharapkan agar warga memelihara dan menjaga prasarana yang telah dibangun sebagai salah satu upaya mempertahankan masa guna sarana prasarana.

"Pembangunan Pamsimas tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah pedesaan agar dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi serta meningkatkan penerapan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.

Program Pamsimas Tahun 2018 yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Sleman dengan 10 desa penerima program yang bersumber dari dana APBN dan dana APBD meliputi Desa Argomulyo, Desa Pakembinangun, Desa Candibinangun, Desa Hajobinangun, Desa Bangunkerto, Desa Wonokerto, Desa Sindumartani, Desa Lumbungrejo, Desa Sumbersari, dan Desa Sedangarum.

Kepala Dinas PUPKP Kabupaten Sleman Sapto Winarno mengatakan bahwa Pembangunan Pamsimas III tersebut dilaksanakan untuk mendukung dua agenda nasional untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yakni pertama 100-100, yaitu 100 persen akses air minum dan 100 persen akses sanitasi, dan yang kedua sanitasi total berbasis masyarakat.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026