Ledakan bom Hari Paskah di Sri Lanka tewaskan lebih 20 orang

id Ledakan,Gereja dan hotel,Kolombo,Srilangka,paskah

(Arsip Foto) - Petugas keamanan berjaga di depan gereja saat misa di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (20/5/2018). Pengamanan tersebut guna mengantisipasi dan memberikan rasa aman kepada jemaat yang melaksanakan kebaktian dan misa sepekan pasca ledakan bom di tiga gereja di Surabaya. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

"Orang-orang kami sedang terlibat dalam evakuasi para korban," kata sumber itu.
Kolombo (ANTARA) - Lebih dari 20 orang tewas dan hampir 300 orang terluka akibat ledakan sejumlah bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka pada Hari Paskah, kata pejabat sejumlah rumah sakit dan sumber-sumber di kepolisian.

Direktur Rumah Sakit Nansional Kolombo, Samindi Samrakoon mengatakan ia mengetahui sedikitnya 20 orang tewas dan 280 luka-luka.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan tiga gereja dan tiga hotel dilanda ledakan tersebut.

Sedikitnya dua hotel dan salah satu gereja terletak di Kolombo, Satu gereja lagi berada di Negombo, sebelah utara Kolombo.

Satu sumber dalam tim penjinak bom kepolisian mengatakan salah satu ledakan terjadi di Gereja St Antony di Kochcikade, Kolombo.

"Orang-orang kami sedang terlibat dalam evakuasi para korban," kata sumber itu.

Gereja St. Sebastian di Katuwapitiya di Negombo memajang gambar-gambar kerusakan di dalam gereja itu di halaman Facebook-nya, menunjukkan darah terserak di bangku dan lantai, dan meminta bantuan dari masyarakat.

Sumber-sumber dari dua hotel yang sering dijadikan tempat menginap para turis juga membenarkan ledakan-ledakan terjadi, tetapi tidak memberikan rincian.

Sejauh ini belum ada klaim dari kelompok yang bertanggung jawab atas ledakan-ledakan tersebut.

Sumber: Reuters






 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar