Cicoin siap listed di CMC London

id cicoin

Cicoin siap listed di CMC London

Pemilik PT CSV Pratama Group selaku miner Cicoin di Yogyakarta Suswadi (HO-Cicoin)

Yogyakarta (ANTARA) - Cicoin siap untuk listed di Cape Market Coin (CMC) London, Inggris, setelah mendapat pengakuan di Asia dengan terdaftar di Jepang dan Korea Selatan.

"Setelah masuk CMC, Cicoin akan mendapat pengakuan secara internasional, dan siap diperdagangkan di bursa crypto aset global," kata pemilik PT CSV Pratama Group selaku miner Cicoin di Yogyakarta Suswadi, Sabtu.

Di sela-sela melihat aktivitas mining atau penambangan Cicoin di wilayah Jalan Panggungan Gamping, Sleman, DIY, Suswadi mengatakan semua persyaratan dan proses sudah dilalui Cicoin agar dapat listed di CMC London.

"Kami sekarang tinggal menanti hari-hari untuk listed. Kira-kira awal tahun 2020 nanti selesai. Setelah itu, 'stakeholder' kami siap bertransaksi di bursa internasional serta menjadi miliader-miliader baru," katanya.

Ia menjelaskan Cicoin adalah Crypto Digital Aset dari Indonesia yang menggunakan teknologi Blockchain. Ini merupakan trobosan baru dalam dunia Crypto Digital Aset di bidang finansial di Indonesia.

Cicoin, menurut dia, mulai aktif pada 2018, dan sampai saat ini "stakeholder" Cicoin sudah mencapai jutaan orang di seluruh Indonesia dan Asia. Khusus untuk Yogyakarta, jumlah "stakeholder"-nya mencapai sekitar 2.000 orang.

Nilai coinnya sekarang sudah mencapai Rp4.440.000 per coin. Nilai ini meningkat sangat pesat, karena saat dirilis Juni 2018, nilainya Rp15.000 per coin.

"Kami bersyukur responsnya luar biasa. Ini semakin memperkuat semangat kami untuk mengembangkan ekonomi kreatif bangsa, khususnya sektor UMKM.  Kami ingin tercipta pengusaha-pengusaha baru di segala bidang dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti cryptocurrency dan blockchain,” katanya.

Ia mengatakan Cicoin menggunakan teknologi blockchain yang transparan dan terdesentralisasi, sehingga tidak ada satu pihak pun yang mengatur dan mengendalikan, baik dari pemerintahan maupun penciptanya sendiri.

Cicoin mengalami kenaikan harga berdasarkan banyaknya jumlah permintaan berbanding terbatasnya jumlah ketersediaan coin, sehingga sangat baik untuk dijadikan sebagai aset investasi.

"Cicoin memiliki 18.000.000 total supply coin dengan stacking sebesar 1.500.000 dan free coin sebesar 300.000," kata Suswadi.

Ia mengemukkan di kantor Cicoin sekitar 1.000-an akun yang dipercayakan aktivitas penambangan atau mining coinnya. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas tambahan sehingga diprediksi akan mampu menampung hingga 2.000-an akun baru ke depan.

Di tempat ini banyak "stakeholder" mempercayakan mining kepada PT CSV Pratama Group. Selain menjadi pusat aktivitas penambangan, kantor ini juga menjadi tempat edukasi bagi masyarakat atau calon member.

Suswadi memastikan keamanan dan kinerja mining di tempat ini. Dikawal oleh belasan tenaga IT dan dijaga 24 jam penuh setiap hari. Pengembangan fasilitas ini sekaligus juga persiapan menyongsong listed di CMC London Market Exchanger.

"Kami tidak menampik masih adanya sebagian dari masyarakat yang meragukan investasi di crypto. Namun, kami memastikan bahwa Cicoin adalah sebuah aset berbentuk coin digital yang dapat berfungsi menyerupai mata uang sebagai alat tukar/pembayaran di dunia maya," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar