Korlantas Polri membagikan 501 paket sembako warga di TPST Piyungan

id Bakti sosial Polri,Bantu pemulung

Korlantas Polri membagikan 501 paket sembako warga di TPST Piyungan

Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Dr Chryshnanda Dwilaksana membagikan paket sembako kepada pemulung atau warga yang tinggal di kawasan TPST Piyungan Bantul (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Korps Lalu Lintas Kepolisian RI mengadakan bakti sosial dengan membagikan 501 paket sembako kepada warga yang tinggal di kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara Ke-74 Tahun 2020.

"Padi hari menjelang Hari Bhayangkara ke-74 Polri melaksanakan bakti sosial, ini sebagai upaya kami untuk peka, peduli dan berbela rasa kepada semua pihak terdampak," kata Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Dr Chryshnanda Dwilaksana di sela bakti sosial di TPST Piyungan Bantul, Selasa.

Bakti Sosial Serentak dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-74 dengan tema "Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif" itu juga dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Dirlantas Polda DIY Kombes Pol I Made Agus Prasatya beserta jajaran dan Kapolres Bantul AKBP Tri Wachyu Budi Sulistyo dan jajaran.

Dirkamsel Korlantas Polri mengatakan bahwa masa pandemi COVID-19 ini adalah masa yang sulit, karena itu semua harus saling menjaga, saling mendukung, saling membantu, dan melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan sebagai bangsa yang memiliki solidaritas sosial.

"Di saat kita susah, di saat kita menderita, kita sebagai manusia harus berusaha untuk tetap rukun tetap menjaga keteraturan sosial, sesulit apapun inilah bagian dari anak bangsa ini, kita semua tahu justru dari kesulitan, kesusahan, kekurangan, keterbatasan, ketidakmampuan inilah kita bisa bangkit," katanya.

Chryshnanda Dwilaksana melanjutkan, dan inilah yang menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang memiliki filosofi tinggi, memiliki peradaban tinggi, yaitu untuk selalu rukun. Seperti pepatah orang Jawa yang mengatakan "rukun agawe santosa, crah agawe bubrah".

"Artinya mari kita tetap rukun agar tetap sentosa, sehat selamat berbahagia dan sejahtera, sedangkan kalau kita konflik berantem sendiri, ini akan menjadikan hancur dan kontraproduktif," kata dia.

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk mengembangkan spirit untuk solidaritas sosial, dan tetap hidup rukun, karena dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, produktifitas akan semakin meningkat, itu sesuai dengan tema Hari Bhayangkara 2020.
Bakti Sosial Serentak dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-74 di kawasan TPST Piyungan Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Sementara itu, Koordinator Pemulung di TPST Piyungan Bantul Maryono usai bakti sosial mengatakan bahwa jumlah bantuan paket sembako yang diberikan bagi para warga pemulung sebanyak 501 paket. Dia mengaku selama pandemi COVID-19 penghasilan para pemungut sampah turun drastis.

"Makanya dengan adanya bantuan sembako dari Polri ini sangat membantu sekali bagi teman-teman pemulung yang ada di TPST Piyungan, sehingga dalam beberapa hari nanti dapat mengurangi beban dan kekurangan bisa tercukupi," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar