Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 290 orang

id Covid-19,Sembuh,Yogyakarta,Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY,Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah

Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 290 orang

Pengunjung menggunakan masker berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (2/2/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di wilayah itu pada hari Rabu ini, bertambah 290 sehingga totalnya menjadi 30.526 orang.



"Penambahan kasus sembuh sebanyak 290 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu.



Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 290 pasien sembuh itu terdiri atas 18 kasus asal Kota Yogyakarta, 74 kasus Kabupaten Bantul, 34 kasus asal Kulon Progo, 12 kasus asal Gunung Kidul, serta 152 kasus Kabupaten Sleman.



Selain pasien sembuh, Berty juga mencatat 292 tambahan pasien terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 36.240 kasus.



Berdasarkan wilayah domisili, 292 pasien positif itu terdiri atas 45 kasus asal Kota Yogyakarta, 95 kasus asal Kabupaten Bantul, 30 kasus asal Kulon Progo, 119 kasus asal Sleman, serta tiga kasus dari Gunung Kidul.



Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 35 kasus periksa mandiri, 230 kasus hasil penelusuran (tracing) kontak kasus, satu kasus perjalanan luar daerah serta 24 kasus masih dalam penelusuran.



Tambahan kasus pada Rabu ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY atas 817 sampel spesimen dari 805 orang.



Ia juga mencatat penambahan kasus meninggal sebanyak lima kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 874 kasus.



Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 hingga Rabu tercatat 37.862 orang.



Dari jumlah suspek tersebut, 36.240 orang terkonfirmasi positif di mana 30.526 orang di antaranya sembuh dan 874 orang meninggal.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar