Beras bantuan untuk warga terdampak PPKM di DIY layak dikonsumsi

id Polda DIY,Kualitas beras,Yogyakarta,PPKM

Beras bantuan untuk warga terdampak PPKM di DIY layak dikonsumsi

Waka Polda DIY Brigjen Pol R.Slamet Santoso saat melakukan pengecekan kesiapan beras untuk warga terdampak PPKM bersama Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DIY Juaheni di Gudang Bulog Kalasan, Sleman, Jumat. ANTARA/HO-Polda DIY

Yogyakarta (ANTARA) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan kualitas beras bantuan untuk warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di provinsi ini baik dan layak dikonsumsi.

"Kita sampaikan ini beras bagus ya, dalam artian sangat layak untuk dikonsumsi," kata Waka Polda DIY Brigjen Pol R.Slamet Santoso saat melakukan pengecekan kesiapan beras untuk warga terdampak PPKM di Gudang Bulog Kalasan, Sleman, Jumat.

Selain memastikan kualitas dan ketersediaan persediaan bantuan beras PPKM, Polda DIY melakukan pendistribusian bantuan sosial dengan mengedepankan fungsi anggota Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan.

Berdasarkan hasil pengecekan, ia menyebutkan ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan pendistribusian bansos di wilayah DIY saat ini masih aman dan siap diedarkan

"Kami memastikan persediaan beras dan packing-nya sudah siap didistribusikan kepada masyarakat yang saat ini terdampak COVID-19," kata Slamet.

Sementara itu, Kabid humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menambahkan beras yang didistribusikan telah disiapkan dengan kemasan 5 kg.

"Sebelumnya juga sebagian beras bantuan sosial dari pemerintah telah didistribusikan, dan semoga hal ini dapat meringankan beban kita bersama dalam menghadapi pandemi wabah COVID-19," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DIY Juaheni mengatakan 3.318 ton bantuan beras PPKM akan disalurkan kepada 331.837 keluarga penerima manfaat (KPM) di DIY yang terdiri atas 134.849 penerima bantuan sosial tunai (BST) dan 196.988 penerima program keluarga harapan (PKH). Masing-masing menerima sebanyak 10 kilogram beras medium.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021