
Pakistan ejek India terkait Kashmir

Astana (ANTARA) - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Kamis (13/10) menyindir India ketika mengatakan negaranya menginginkan hubungan yang damai dengan para tetangga, termasuk India, karena stabilitas di kawasan adalah hal terpenting.
Namun, "sampai India menghentikan kekejaman di IIOJK, perdamaian sejati dan abadi akan tetap sulit diraih", katanya.
IIOJK adalah sebutan Pakistan bagi Jammu dan Kashmir, yang dianggap negara itu sebagai "wilayah yang dikuasai India secara tidak sah".
"Di lembah Kashmir yang terteror ini, India mengusung demokrasi bukan dengan surat suara (ballot), tetapi peluru (bullet)," kata dia.
Sharif mengeluarkan pernyataan itu saat berpidato dalam acara pembukaan pertemuan puncak ke-6 Conference on Interaction and Confidence-Building Measures in Asia (CICA) di Astana, Kazakhstan, yang juga dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pakistan sindir India soal Kashmir di CICA Summit Kazakhstan
Pewarta : Anton Santoso
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
