Logo Header Antaranews Jogja

34 WNI korban penipuan di Kamboja diselamatkan

Minggu, 11 Desember 2022 08:49 WIB
Image Print
Puluhan WNI korban penyekapan oleh perusahaan "online scam" sudah berhasil diselamatkan di Sihanoukville, Kamboja, Sabtu (30/7/2022). ANTARA/HO-KBRI Phnom Penh/aa. (Handout KBRI Phnom Penh)

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh bersama dengan Kepolisian Kamboja berhasil membebaskan 34 warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku ditipu dan disekap di sebuah perusahaan penipuan daring (online scam) di Poipet Kamboja.

"Mayoritas mereka berasal dari Sulawesi Utara," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Judha mengatakan sebelumnya pada 8 Desember 2022, KBRI Phnom Penh menerima pengaduan dari salah satu WNI yang mewakili 34 pekerja Indonesia.

KBRI Phnom Penh segera berkoordinasi dengan otoritas setempat sehingga pada 9 Desember 2022, seluruh 34 WNI telah berhasil diselamatkan oleh pihak berwenang Kamboja.

Ke-34 WNI tersebut, kata dia, saat ini berada di Kantor Kepolisian Poipet dan sedang menjalani wawancara untuk proses penyelidikan.

Judha menuturkan bahwa kasus WNI yang menjadi korban perusahaan online scam di Kamboja terus meningkat.

Sejak 2020 hingga Oktober 2022, tercatat 679 WNI berhasil diselamatkan dan dipulangkan. Namun, kasus baru masih terus bermunculan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KBRI Phnom Penh berhasil selamatkan 34 WNI korban penipuan di Kamboja



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026