
Program Kampus Mengajar 2023 diikuti 23 ribu mahasiswa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim melepas lebih dari 21 ribu mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia untuk mengikuti Program Kampus Mengajar Angkatan ke-6.
Mendikbudristek menuturkan nantinya para peserta Program Kampus Mengajar ini akan ditempatkan pada lebih dari 4.000 sekolah di 34 provinsi sebagai mitra guru untuk mendorong peningkatan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi di sekolah sasaran.
“Kampus Mengajar sebagai salah satu program unggulan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) telah berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di jenjang SD dan SMP,” kata Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam pembukaan Pelepasan Peserta Kampus Mengajar Angkatan ke-6 di Jakarta, Kamis.
Kampus Mengajar sendiri merupakan salah satu program unggulan MBKM yang diselenggarakan untuk memberikan kesempatan belajar di luar program studi bagi seluruh mahasiswa Indonesia.
Nadiem menjelaskan selama masa penugasan mahasiswa akan berkolaborasi secara aktif dalam menyusun strategi pembelajaran literasi dan numerasi serta melakukan pendampingan dalam pemanfaatan dan pengelolaan buku bacaan bermutu.
Pada angkatan pertama hingga angkatan kelima, Program Kampus Mengajar telah mengirim lebih dari 91 ribu peserta mahasiswa untuk bertugas di lebih dari 21 ribu sekolah sasaran pada jenjang SD dan SMP.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikbudristek lepas 21 ribu mahasiswa ikut Program Kampus Mengajar
Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
