Logo Header Antaranews Jogja

Selama tujuh tahun, Raha Group Indonesia buka 22 vila

Kamis, 19 Oktober 2023 22:24 WIB
Image Print
Perayaan ulang tahun ke-7 Raha Gorup Indonesia di Coconut Coffee and Eatery, Ngaglik, Sleman, DIY, Rabu (18/10/2023) malam. (ANTARA/HO-RGI)

Yogyakarta (ANTARA) - PT Raha Group Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, properti, dan interior, selama tujuh tahun telah melakukan berbagai pencapaian di antaranya membuka 22 vila dan rencananya bakal membuka 15 vila baru pada Januari 2024.

"Sejak didirikan pada 2016, perusahaan yang awalnya fokus pada desain project ini kemudian mengembangkan bisnisnya di dunia pariwisata dengan membangun private villa dan restoran," kata President Director Raha Group Indonesia Rahmat Hidayat pada perayaan ulang tahun ke-7 Raha Group Indonesia, di Coconut Coffee and Eatery, Ngaglik, Sleman, DIY, Rabu (18/10) malam.

Selain itu, menurut dia, Raha Group Indonesia juga mengembangkan restoran Coconut Coffee and Eatery di Jalan Pandhawa, Tegal Rejo, Ngaglik, Sleman.

"Tim Raha Group Indonesia yang merupakan anak-anak muda yang dinamis dalam merekrut karyawan mengutamakan penduduk sekitar. Hal ini untuk mencapai visi dan misi memberdayakan warga lokal dan memajukan pariwisata di DIY," katanya.

Mengenai penggunaan tanah wakaf di daerah Sentolo, Kulon Progo, DIY, Rahmat mengemukakan ke depan pihaknya bakal mengembangkan sekolah pariwisata yang meliputi manajerial, hospitality, dan edukasi wisata.

"Selain itu, juga ada pengembangan vila dan destinasi wisata dengan membangun glamping ground. Rencananya kami bakal menggarap pada awal tahun 2024," katanya.

Mengenai regulasi perizinan, Rahmat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang selalu mendukung pariwisata dengan mempermudah perizinan.

"Dengan pencapaian selama tujuh tahun ini, kami juga berharap bisa terus berkontribusi pada pariwisata khususnya DIY dan terus memberdayakan staf-staf dengan membekali berbagai macam pelatihan dan keterampilan agar terus terasah sehingga mampu berkontribusi di vila layaknya hotel bintang lima," kata Rahmat.

Manajer Ubu Villa Nandar menambahkan bahwa ada pesantren property yang sudah berjalan selama 10 tahun, dan masih ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan, karena kewalahan kemudian menggandeng anak-anak muda yang tergabung dalam Raha Group Indonesia untuk membangun lahan tersebut.

"Kami menggandeng Raha Group Indonesia untuk membangun tidak hanya properti, tetapi juga pariwisata seperti restoran. Nantinya di lokasi tersebut bakal menjadi sentral wisata," kata Nandar.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026