Logo Header Antaranews Jogja

Tujuh provinsi dengan kasus stunting tinggi, mana saja?

Jumat, 24 November 2023 06:40 WIB
Image Print
Sekretaris Utama BKKBN Riau Drs Tavif Agus Rayanto MSi baru baru ini dalam suatu rangkaian acara wisuda lansia di Pekanbaru. ANTARA/Frislidia.

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah bersama BKKBN menyoroti tujuh provinsi dengan persentase kasus stunting tinggi untuk mencapai target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo terkait penurunan prevalensi stunting 2024 menjadi 14 persen.

Ketujuh provinsi itu adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Tengah (Sulteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Provinsi Aceh.

"Strateginya, kita membuat gerakan yang langsung menyentuh anak stunting untuk pemenuhan gizi mereka, dan program itu harus terus menerus atau berkelanjutan," kata Sekretaris Utama BKKBN Riau Tavif Agus Rayanto dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis.

Menurut Tavif, pemberian makanan bergizi untuk kasus stunting juga harus mendapat perhatian penuh di lima daerah, yakni Jateng, Jabar, DKI Jakarta, Banten, serta Sumut.

Karena itu, katanya, pemerintah menetapkan 12 provinsi sebagai skala prioritas walaupun seluruh nasional tetap mendapatkan penanganan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BKKBN soroti tujuh provinsi dengan kasus stunting tinggi



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026