
Prabowo: Saya minta mandat rakyat pimpin Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto meminta mandat kepada rakyat untuk menjadi Presiden RI, yang disampaikannya saat menghadiri acara Musyawarah Kerja Nasional III Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Sabtu.
"Saya berdiri di hadapan bapak-bapak sekalian karena itu saya berdiri di depan rakyat Indonesia saya minta mandat untuk kita ubah nasib bangsa kita," kata Prabowo dalam pidato politiknya dalam acara tersebut.
Ia mengatakan bahwa apabila tidak diberi mandat, maka akan pensiun dari kontestasi pemilu presiden.
"Tapi kalau saudara tidak memberi mandat kepada saya, tidak apa-apa. Saya seorang patriot, saya akan naik gunung, pensiun," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin melihat Indonesia menjadi bangsa yang terhormat, salah satunya dengan memberantas kemiskinan.
"Buku yang ada di hadapan bapak-bapak semua ada di situ, proyek-proyek kami (Prabowo-Gibran), program kami ada di situ. Kami bertekad membuat terobosan, kami insyaallah akan hilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan kehadiran calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam acara tersebut merupakan bentuk silaturahmi dan menghormati ulama serta MUI, sebagai wadah para ulama di Indonesia.
"Kalau diundang MUI tempat wadahnya para ulama di Indonesia, yang terdiri dari berbagai ormas Islam ya harus kita hormati. Karena itu Pak Prabowo menghadiri dan menyampaikan orasi dengan senang, lebih dari satu jam," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo minta mandat kepada rakyat untuk pimpin Indonesia
Pewarta : Fauzan/Khaerul Izan
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
