Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengirimkan 942 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga pada Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY yang digelar di Kabupaten Gunungkidul pada 9 sampai 18 September.
"Hari ini kita mengukuhkan sebanyak 942 personel atlet, 84 personel pelatih, 52 personel official dan tim pendukung sebanyak 64 orang, yang akan berlaga di PORDA DIY pada September nanti," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai mengukuhkan dan pelepasan atlet PORDA di Bantul, Senin.
Menurut dia, semua atlet kontingen Bantul sudah melalui berbagai persiapan sejak jauh hari, mulai dari latihan fisik, kebugaran hingga pemantapan latihan olahraga sesuai cabor yang diikuti dengan fasilitasi pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
"Setelah melihat persiapan KONI dan cabor-cabor dalam melakukan training seluruh olahraga, kita optimistis anak-anak dalam posisi yang sangat siap, yang sangat antusias untuk memenangkan berbagai macam pertandingan dalam olahraga PORDA," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, pemerintah kabupaten menitipkan harapan besar kepada para atlet agar dapat kembali merebut prestasi kejuaraan umum dalam PORDA 2025, setelah dalam ajang yang sama beberapa tahun lalu, Bantul belum bisa kembali meraih juara umum.
"Sehingga akan semakin membuat kita yakin, bahwa sebagai lumbung atletnya DIY, Bantul bisa terus memperbaiki sistem pembinaan olahraga untuk meningkatkan prestasi lebih tinggi lagi. Targetnya juara umum, juara umum yang tahun lalu sempat lepas ingin kita rebut kembali, kalau target ya harus juara umum," katanya.
Baca juga: Rio Waida lolos ke 16 besar WSL Tahiti Pro usai selamat dari eliminasi
Bupati mengatakan, terlebih ada beberapa atlet PORDA DIY kontingen Bantul yang akan berlaga merupakan atlet tingkat nasional, sehingga menjadi pemacu semangat para atlet lainnya untuk meraih prestasi lebih baik dengan tampil maksimal.
"Alhamdulillah karena memang Bantul ini kan banyak atlet yang bertaraf nasional, dan ini memperkuat kontingen kita, kontingen Bantul. Kalau kita punya atlet yang bertaraf nasional malah semakin baik, semakin kuat," katanya.
Lebih lanjut Bupati Halim juga mengatakan, bagi atlet PORDA yang nantinya bisa meraih medali baik emas, perak dan perunggu, akan disiapkan bonus dan uang pembinaan, sehingga harapannya juga bisa memantik semangat untuk berjuang meraih kemenangan.
"Bonus sementara yang kita pasang dan kita anggarkan di tahun 2026 biasanya begitu, tradisinya itu setelah PORDA baru anggaran berikutnya kita siapkan bonus masing masing atlet, peraih emas Rp20 juta, peraih perak Rp10 juta, dan perunggu Rp5 juta," katanya.
Baca juga: Osanando bertekad rebut medali emas di SEA Games 2025 Thailand
Baca juga: Ratusan atlet berbagai negara adu kemampuan dalam kejuaraan Skate Asia 2025 di Jakart
