Kulon Progo (ANTARA) - Sebanyak 7.400 penari melakukan pertunjukan Tari Wanara Sugriwa Subali dalam rangka HUT Ke-74 Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Sutarman di Kulon Progo, Rabu, mengatakan penari Tari Wanara Sugriwa Subali merupakan pelajar dan pegawai Pemkab Kulon Progo. Tari ini, durasinya 10 menit dengan membawakan cerita tentang Sugriwa Subali, yang merupakan ikon destinasi wisata Gua Kiskendha.
"Kenapa memilih tari Sugriwo Subali ini, karena memang ikon Kulon Progo. Sugriwa Subali erat kaitannya dengan Gua Kiskendha, jadi semacam budaya kita, sehingga dipilih sebagai ikon di sini tanpa mengesampingkan yang dulu-dulu," kata Sutarman.
Tari Sugriwa Subali sendiri menggambarkan spirit masyarakat Kulon Progo tentang keheroikan dua kera, Sugriwa dan Subali, di Goa Kiskendha. Tarian ini menjadi simbol upaya mengharmonikan kehidupan dalam semangat kebersamaan.
Pertunjukan tari Sugriwo Subali mendapat dukungan dana keistimewaan DIY ini digelar tak hanya untuk memeriahkan HUT Kulon Progo ke - 74, tapi juga upaya memecahkan rekor dunia. Pemecahan rekor ini dicatat oleh MURI sebagai tarian yang dibawakan oleh penari terbanyak.
Dalam pertunjukan tersebut, penari dibagi menjadi dua tim yaitu tim utama dan pendukung. Tim utama berada di barisan depan mengenakan busana khas tarian Wanara Sugriwa Subali yaitu kostum kera dengan segala jenis pernak-perniknya. Sedangkan tim pendukung tampil di barisan belakang mengenakan busana serba hitam dan jarik warna putih.
"Didukung Danais DIY, para penari yang kami libatkan mulai dari sekolah sampai pegawai itu memang sudah kami latih biar sama-sama bisa memecahkan rekor dunia," katanya.
Perwakilan MURI Sri Widayati menyatakan penampilan tari kolosal Sugriwa Subali ini berhasil mencatatkan rekor MURI. "Atas apa yang disajikan hari ini, yaitu penari terbanyak Wanara Sugriwa Subali dengan jumlah peserta 7.400 sudah berhasil masuk rekor dunia MURI," katanya.
Sri menerangkan capaian ini menjadi yang kesekian kalinya diraih oleh Kulon Progo. Kabupaten ini sudah beberapa kali memecahkan rekor mulai dari pembuatan gula kelapa terbesar, penampilan tari angguk dengan penari terbanyak, sampai rangkaian geblek renteng terpanjang.
"Hari ini kami kembali lagi ke sini untuk menyerahkan piagam rekor MURI untuk tari Wanara Sugriwa Subali," katanya.
