Raja Inggris Charles III cabut gelar pangeran dari Andrew

id raja charles,pangeran andrew,kerajaan inggris

Raja Inggris Charles III cabut gelar pangeran dari Andrew

Raja Inggris Charles III (tengah) memberikan penghormatan bersama saudara kandungnya Pangeran Andrew, Putri Anne dan Pangeran Edward di dekat peti mati mendiang Ratu Elizabeth II, yang terbaring di catafalque di Westminster Hall di Istana Westminster di London, Inggris, Jumat (16/9/2022). Total, lebih 750 ribu orang diperkirakan akan melayat menjelang pemakaman kenegaraan pada Senin (19/9/2022), yang akan dihadiri keluarga kerajaan, perdana menteri, presiden dan pemimpin dunia lainnya. ANTARA FOTO/Daniel Leal/Pool via REUTERS/wsj.

Moskow (ANTARA) - Raja Charles III dari Inggris mencabut gelar pangeran dari saudaranya, Andrew Mountbatten Windsor, menurut laporan The Gazette, jurnal resmi catatan pemerintah Inggris, pada Kamis (6/11).

Oktober lalu, Andrew menyatakan akan melepas gelar Duke of York di tengah tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang gadis di bawah umur, hubungannya dengan pengusaha dan pelaku perdagangan seks asal AS Jeffrey Epstein, serta interaksinya dengan China.

"RAJA, melalui Surat Paten [perintah tertulis] di bawah Segel Agung Kerajaan bertanggal 3 November 2025, menetapkan bahwa Andrew Mountbatten Windsor tidak lagi berhak menyandang atau memakai gaya, gelar, atau atribut 'Yang Mulia' maupun kehormatan bergelar 'Pangeran'," tulis catatan tersebut.

Selama beberapa tahun, Andrew menjadi sorotan karena terlibat dalam sejumlah skandal.

Seorang wanita bernama Virginia Giuffre mengaku, saat dirinya masih berusia 17 tahun, Andrew menyerangnya secara seksual di London.

Pada 2022, media melaporkan bahwa Andrew telah membayar ganti rugi, tetapi tidak mengakui serangan itu. Setelah skandal tersebut, seluruh gelar militer kehormatan dan patronase kerajaan yang dimilikinya telah dicabut.

Giuffre ditemukan meninggal di Australia Barat pada usia 41 tahun pada April lalu.

Sumber: Sputnik-OANA

Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.