
Platform digital dongkrak penjualan pakaian muslim pria UMKM Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Shopee, salah satu platform digital e-commerce paling populer di kalangan masyarakat, mampu mendongkrak penjualan produk usaha mikro kecil menengah, salah satunya pakaian muslim pria Fadkhera, usaha yang berbasis di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wildan Salim, owner Fadkhera saat ditemui di rumah produksinya Banguntapan, Bantul, belum lama ini mengatakan, usaha yang dirintis sejak 2015 tersebut telah bergabung di Shopee Fadkhera pada tahun 2015 dengan nama Toko Fadkhera Official Store.
"Sejak tahun 2016 hingga 2025, penjualan pakaian muslim Fadkhera di Shopee tumbuh hingga 674 kali lipat dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 182 persen," katanya.
Dia mengatakan, bahkan salah satu pencapaian terbesar Fadkhera melalui penjualan di platform digital tersebut terjadi pada Ramadhan 2025, ketika penjualannya melonjak hingga sembilan kali lipat dibandingkan hari biasa.
"Saat ini kami juga memperluas lini produknya dengan menghadirkan essential shirt dan essential outershirt, menawarkan busana kasual yang modern namun tetap nyaman dan stylish," katanya.
Bahkan, kata dia, brand Fadkhera yang memanfaatkan platform digital yang menyediakan berbagai macam fitur jual beli online dengan berbagai macam keunggulan, baik bagi pembeli maupun penjual ini produknya mampu menembus pasar luar negeri.
"Fadkhera sudah melakukan ekspor produk ke ke Asia Tenggara dan Asia Timur melalui program ekspor Shopee," katanya.
Lebih lanjut Wildan mengatakan, pihaknya merintis Fadkhera pada tahun 2015 setelah terinspirasi oleh proyeksi pertumbuhan pasar muslim kelas menengah yang dia baca dari sebuah majalah bekas.
Dari situ, dia melihat peluang besar untuk mengembangkan pakaian muslim pria yang pada saat itu masih dianggap monoton dan kurang variatif.
Kemudian pada tahun yang sama, Fadkhera mulai bergabung dengan Shopee setelah mengetahui Shopee meluncurkan program Gratis Ongkir.
"Langkah awal ini menjadi titik mula perjalanan Fadkhera selama 10 tahun bersama Shopee sampai sekarang ini," katanya.
Dia juga mengatakan, seiring dengan berkembangnya bisnis dan meningkatnya jumlah pembeli di Shopee, Fadkhera mulai melakukan optimalisasi menyeluruh hingga resmi bergabung sebagai Shopee Mall pada tahun 2023.
Saat ini, kata dia, Fadkhera yang telah mempekerjakan sebanyak 26 karyawan tersebut mampu memproduksi berbagai jenis pakaian sekitar 6.000 sampai 8.000 item per bulan, namun mendekati bulan Ramadhan, bisa meningkat berkali lipat.
"Jadi, untuk peak season tiga bulan Lebaran itu targetnya sekitar 40.000 produk untuk semua channel, jadi produksi untuk Lebaran sudah kita siapkan sejak enam bulan, misal di Lebaran 2026, kita persiapkan sejak September 2025," katanya.
Saat ini, brand yang kini konsentrasi untuk produk pakaian muslim pria atau koko modern tersebut untuk harga dipatok Rp200 ribuan, kemudian kaos dengan harga Rp100 ribuan, serta jaket dan rompi dengan harga Rp300 ribu sampai Rp500 ribu.
Pewarta : HRI
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
