Logo Header Antaranews Jogja

Mensos tegaskan dapur umum tetap beroprasi selama tanggap darurat di Sumatera

Jumat, 9 Januari 2026 17:46 WIB
Image Print
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan pewarta selepas kegiatan Doa Bersama Awal Tahun 2026 di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Jumat (9/1/2026) ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan seluruh layanan dapur umum di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat akan terus beroperasi untuk mencukupi kebutuhan pangan seluruh korban bencana selama masa tanggap darurat masih diberlakukan.

"Kementerian Sosial secara keseluruhan sejak awal mendirikan 42 dapur umum di tiga provinsi di Sumatera untuk mendukung penanganan darurat bencana, dengan kapasitas produksi lebih dari 500 ribu porsi makanan per hari," kata dia saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Pendirian dapur umum tersebut dilakukan secara mandiri oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan dinas sosial daerah, dapur mandiri, serta unsur TNI dan Polri beberapa saat setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda pada akhir November tahun lalu.

Menteri Sosial menyampaikan bahwa jumlah dapur umum itu akan berkurang secara bertahap seiring membaiknya kondisi di daerah terdampak yang dipertegas dengan adanya keputusan diakhirinya masa tanggap darurat bencana oleh kepala daerah masing-masing.

"Untuk daerah yang masih berstatus tanggap darurat tetap beroperasi. Minggu lalu saya dengar jumlah dapur umum sudah tinggal 24 dan akan terus berkurang sesuai perkembangan di lapangan,” ujarnya menambahkan.

Kementerian Sosial membuka ruang sebesar-besarnya bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam mendukung percepatan pemulihan sosial ekonomi masyarakat terdampak bencana. Termasuk Provinsi Aceh yang diketahui mengumumkan perpanjangan masa tanggap darurat ketiga yang berlaku aktif hingga 22 Januari.

Dia menegaskan bahwa selain dapur umum, Kementerian Sosial sendiri akan terus menyalurkan bantuan logistik seperti makanan siap saji, perlengkapan dapur, kebutuhan ibu dan lansia, tenda keluarga, tenda gulung, serta tenda pengungsian sesuai dengan pasokan barang yang dimiliki di setiap gudang penyimpanan.

"Seluruh dukungan logistik dan pangan selama masa kedaruratan disalurkan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi hingga situasi berangsur normal," kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensos: Dapur umum tetap beroprasi selama tanggap darurat di Sumatera



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026