
Kemensos memperkuat peran untuk memastikan dana CSR sasar kelompok paling rentan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial memperkuat perannya sebagai fasilitator dan penyedia basis data guna menjembatani dunia usaha agar penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) tepat sasaran menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa penguatan peran fasilitator ini dilakukan melalui sinkronisasi regulasi, penyediaan data kemiskinan yang akurat, pendampingan mitra, hingga penguatan forum CSR nasional.
"Kementerian Sosial terus memperkuat peran sebagai fasilitator dan penghubung kolaborasi melalui penyediaan data dan regulasi, penguatan forum CSR, pendampingan mitra, peningkatan kapasitas, hingga pemberian apresiasi," kata Agus dalam forum CSR Summit 2026 di Kantor Kementerian Sosial.
Adapun kelompok rentan yang menjadi prioritas utama sasaran kolaborasi ini meliputi anak rentan, penyandang disabilitas, lansia telantar, perempuan rentan, korban bencana alam, masyarakat miskin, hingga kelompok masyarakat yang mengalami kerentanan sosial lainnya.
Menurut dia, pelaksanaan CSR di Indonesia sebenarnya telah memiliki landasan regulasi yang kuat, seperti Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2020 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badan Usaha.
Melalui payung hukum tersebut, Kementerian Sosial ingin memastikan dana sosial korporasi dari BUMN maupun swasta tidak lagi bergerak secara terfragmentasi atau sekadar menjadi simbol kepedulian linier, melainkan menjadi kekuatan sosial terpadu yang adaptif.
"CSR harus menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional, serta pembangunan sosial berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat," kata dia menegaskan.
Sementara itu, Founder dan CEO The Iconomics, Bram S. Putro menambahkan bahwa CSR sudah semestinya berorientasi pada keberlanjutan atau sustainability dan tidak cukup hanya dengan program pemberian bantuan.
“Untuk CSR ini, pandangan harus berbeda dari fragmented ke kolaboratif, dari simbolik menjadi strategis, dari program jangka pendek menjadi jangka panjang,” kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemensos perkuat peran pastikan dana CSR sasar kelompok paling rentan
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
