Debut di APG, Teodora Audi persembahkan emas untuk orang tua

id ASEAN Para Games 2025,ASEAN Para Games 2025 Thailand,ASEAN Para Games Thailand,APG 2025,Teodora Audi,Atlet para panahan

Debut di APG, Teodora Audi persembahkan emas untuk orang tua

Atlet para panahan putri Indonesia Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant (kiri) membidik sasaran dalam pertandingan cabang olahraga para panahan final nomor individual compound open women's, pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, Sabtu (24/1/2026) siang. ANTARA/Donny Aditra

Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Selaku debutan dalam ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, atlet para panahan putri Indonesia Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant mempersembahkan medali emas yang disabetnya di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, Sabtu siang, kepada orang tua.

Dia mengatakan, kepercayaan dan dukungan orang tua selama ini, telah menguatkannya menghadapi cobaan hidup seusai mengalami kecelakaan mobil pada 2017.

"Orang tua selalu bilang kepada saya untuk rileks dan tampil tanpa beban di APG, mereka sangat percaya dengan kemampuan saya," kata Teodora kepada ANTARA, seusai merebut emas dalam pertandingan final nomor individual compound open women's, melawan Nur Syahidah Binte Alim asal Singapura.

Perempuan berumur 25 tahun itu kerap dinasihati orang tuanya untuk tampil percaya diri, namun tidak terbebani oleh target yang ditetapkan.

Sebab, bermain lepas lebih penting dibandingkan terbebani secara fisik maupun mental.

"Orang tua juga bilang kalau saya cukup mengeluarkan kemampuan yang ada sesuai dengan latihan keras yang dijalani sehari-hari dan menganggap pertandingan sebagai arena bermain untuk unjuk gigi," ujar atlet asal Yogyakarta itu.

Teodora bercerita, sejak awal orang tua selalu aktif untuk mendukung dirinya agar bangkit dari kecelakaan mobil pada 2017, yang mengakibatkan kelumpuhan dari pinggang ke bawah.

Cabang olahraga renang awalnya menjadi pilihan guna beraktivitas sembari melatih otot tubuhnya. Namun, belakangan ibunya mengenalkan olahraga panahan yang bisa juga bisa melatih tubuh bagian atas.

"Saya sempat tidak tahu mau mengisi waktu luang seperti apa, bahkan APG Solo (Indonesia) pada 2022 saya hanya penonton, tetapi olahraga ini (para panahan) kini mengantarkan saya menjadi atlet dan mampu meraih emas untuk Indonesia juga," kata dia.

Teodora menambahkan, pada edisi 2023 di Kamboja, para panahan tidak dipertandingkan sehingga penantiannya menggenggam medali emas kini terbayar dalam edisi 2025.

Setelah APG, dia mengaku ingin fokus mempersiapkan diri untuk Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang.

Teodora Audi berhasil mengumpulkan total nilai 142 (29, 30, 27, 28, 28) dalam lima seri di final nomor individual compound open women's, sehingga berhak menerima medali emas. Sedangkan lawannya, Nur Syahidah Binte Alim, asal Singapura mengumpulkan total nilai 138 (27, 28, 26, 27, 30).

Sementara, medali perunggu direbut wakil Filipina, Bantiloc Agustina.








Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Debut di APG, Teodora Audi persembahkan emas untuk orang tua

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.