Kementan mendukung pemanfaatan 'drone' untuk pertanian berkelanjutan

id Kementan,Croplife Indonesia,drone,pertanian berkelanjutan

Kementan mendukung pemanfaatan 'drone' untuk pertanian berkelanjutan

Sebuah drone pertanian menyemprotkan pupuk cair di area persawahan Desa Sambiresik, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (29/1/2026). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa.)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian menegaskan dukungan pemanfaatan teknologi drone dalam pertanian berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta menghadapi tantangan perubahan iklim.

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian Leli Nuryati menyampaikan dukungan terhadap peluncuran Kerangka Nasional Pengelolaan Pestisida Berkelanjutan yang digagas bersama Croplife Indonesia di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa kerangka tersebut merupakan komitmen bersama antara pemerintah dan industri pestisida untuk merumuskan kebijakan pengelolaan pestisida yang memenuhi standar mutu, aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Leli menambahkan kebijakan ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas tanaman secara berkelanjutan.

Menurutnya, harmonisasi antara regulasi pemerintah dan praktik industri menjadi kunci agar penggunaan pestisida tidak hanya efektif bagi hasil pertanian, tetapi juga tetap memperhatikan aspek keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

“Pemerintah telah mengatur pendaftaran pestisida melalui Permentan Nomor 43 Tahun 2019. Setiap pestisida wajib didaftarkan dan memperoleh izin sebelum diedarkan,” kata Leli.

“Hal ini untuk menjamin mutu, efektivitas, serta perlindungan terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan,” kata dia menambahkan.

Ia menambahkan Kementerian Pertanian mengapresiasi dukungan Croplife Indonesia yang akan melaksanakan program pelatihan penggunaan teknologi modern, khususnya drone, untuk penyemprotan pestisida.

Drone disebut sebagai salah satu alat mesin pertanian modern yang telah diberikan pemerintah melalui program Brigade Pangan, dan keberadaannya dinilai sangat dibutuhkan di wilayah terasering maupun lahan luas.

Ia menyampaikan pemerintah melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian juga akan membuka ruang kerja sama agar sosialisasi pemanfaatan drone dapat dilakukan secara masif.

Leli menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Kerangka Nasional Pengelolaan Pestisida Berkelanjutan.

Menurutnya, kerangka ini menjadi langkah penting dalam memastikan penggunaan pestisida yang aman, bermutu, serta sejalan dengan upaya menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa kerangka nasional tersebut sekaligus merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menghadapi tantangan pertanian nasional.

Strategi itu mencakup peningkatan produktivitas, adaptasi terhadap perubahan iklim, serta penerapan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

“Jadi ini adalah program yang tepat untuk mendukung swasembada kita yang memperhatikan keamanan lingkungan secara berkelanjutan,” ucapnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementan dukung pemanfaatan 'drone' untuk pertanian berkelanjutan

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.