Logo Header Antaranews Jogja

Unisa Yogyakarta gandeng UiTM Malaysia tingkatkan publikasi riset internasional

Sabtu, 31 Januari 2026 15:40 WIB
Image Print
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menjalin kolaborasi dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. ANTARA/HO-Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menjalin kolaborasi dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia untuk meningkatkan kapasitas publikasi ilmiah akademisi melalui lokakarya strategi penulisan artikel di jurnal internasional bereputasi.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora Unisa Yogyakarta Nur Fitri Mutmainah, di Yogyakarta, Jumat, mengatakan bahwa penguatan literasi riset ini penting dilakukan guna memacu jumlah luaran publikasi riset internasional dari lingkungan kampus yang saat ini dinilai masih perlu ditingkatkan.

"Agenda workshop ini penting, kita bisa lihat publikasi riset Unisa Yogyakarta masih cukup rendah. Dengan workshop ini kita bisa belajar dan termotivasi agar mencapai luaran publikasi internasiona," ujar Nur Fitri dalam kegiatan bertema "Article Writing & Publication Strategy in Reputable International Journals" tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus Terpadu Unisa Yogyakarta itu menghadirkan dua pakar komunikasi dari UiTM Malaysia, yakni Head of Center of Strategic Communication Dr. Wan Norbani Wan Noordin dan Deputy Dean (Research and Industrial Linkages) Assoc. Prof. Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad.

Dalam paparannya, Tengku Elena menekankan bahwa kunci utama menembus jurnal internasional adalah pembangunan budaya riset yang konsisten. Ia menyarankan para akademisi untuk mengalokasikan waktu khusus setidaknya satu jam dalam seminggu untuk fokus pada penelitian.

"Anggap waktu tersebut sebagai jadwal pertemuan penting. Usaha kecil yang konsisten akan menghasilkan kemajuan signifikan. Selain itu, kolaborasi menulis bersama dapat mengurangi tekanan dalam riset dan memotivasi individu untuk tetap fokus," tutur Elena.

Sementara itu, Dr. Wan Norbani Wan Noordin mengingatkan pentingnya kepatuhan naskah terhadap standar indeksasi global seperti Scopus, mulai dari ketajaman metodologi hingga kejelasan struktur tulisan.

Ia juga memberikan tips praktis dalam memilih jurnal yang tepat serta pentingnya proses peninjauan sejawat (peer-review) mandiri sebelum naskah dikirim ke penerbit jurnal internasional.

"“Pastikan naskah artikel memenuhi kriteria jurnal dengan tepat. Selain itu, sebaiknya naska sudah di-review terlebih dahulu sebelum dikirim,” katanya.

Selain kegiatan workshop, delegasi UiTM Malaysia dan Prodi Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta juga melakukan serangkaian agenda kolaboratif hingga Jumat (30/1), termasuk program pengabdian masyarakat sebagai bagian dari implementasi kerja sama lintas negara tersebut.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026