Ini tiga kunci utama perkuat ekosistem ekonomi syariah

id Ekonomi syariah,Dewan Syariah Nasional, MUI,ekosistem ekonomi

Ini tiga kunci utama perkuat ekosistem ekonomi syariah

Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI) Cholil Nafis dalam peringatan 27 tahun DSN–MUI di Jakarta, Rabu (11/2/2026). ANTARA/HO-MUI

Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI) Cholil Nafis menyebut ada tiga kunci utama memperkuat ekosistem ekonomi syariah, yakni tafahum (saling memahami), ta’awun (saling tolong-menolong), dan taghafur (saling memaklumi).

“Karena itu, ada tiga kunci yang harus kita lakukan ke depan. DSN–MUI harus menjadi melting point. Pertama, tafahum, jangan sampai kita ini tidak saling paham. Kedua, ta’awun, kita harus saling tolong-menolong, dan ketiga taghafur, yakni saling memaklumi,” ujar Kiai Cholil dalam peringatan 27 tahun DSN–MUI di Jakarta, Rabu.

Kiai Cholil menegaskan penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional memerlukan fondasi nilai yang kuat dan kolaboratif.

Menurutnya, perbedaan persepsi antar-pemangku kepentingan kerap menjadi hambatan dalam pengembangan ekonomi syariah. Padahal, ekosistem ekonomi syariah hanya bisa tumbuh kuat jika dibangun atas dasar pemahaman bersama dan kerja sama yang erat.

Kiai Cholil menegaskan bahwa DSN–MUI tidak hanya berfungsi sebagai penjaga kepatuhan syariah, tetapi juga berperan sebagai pendorong dan penggerak inovasi ekonomi syariah.

Tugas pengawasan syariah, kata dia, harus dipahami sebagai langkah menjaga inovasi tetap sesuai nilai dan etika. Dengan menguatkan tiga prinsip itu, Kiai Cholil berharap ekosistem ekonomi syariah nasional dapat tumbuh lebih solid, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap praktik ekonomi syariah di Indonesia.

“Kita mempersilakan inovasi, tetapi kita jaga. Jangan sampai nilai yang baik justru terhenti, namun juga jangan sampai pertumbuhan berjalan tanpa kepatuhan syariah,” katanya.

Ia menjelaskan DSN-MUI sejak awal lahir dari kegelisahan dan keinginan untuk memastikan ekonomi berkembang sesuai prinsip Islam.

“DSN itu lahir dari kegelisahan dan keinginan untuk melaksanakan ekonomi di bidang-bidang yang tumbuh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DSN–MUI memiliki peran strategis dalam memastikan arah pembangunan ekonomi nasional tetap sejalan dengan prinsip syariah. Dalam praktiknya, DSN–MUI tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga pendorong pertumbuhan.

“Kita ini menjaga dan mengawasi kesesuaian syariah, kepatuhan syariah. Tapi, pada saat yang bersamaan kita juga menjadi pendorong dan pemicu pertumbuhan ekonomi dan inovasi," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DSN-MUI sebut tiga kunci utama perkuat ekosistem ekonomi syariah

Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.