
Pemkab Bantul memastikan stok bahan pokok di pasar aman-cukupi kebutuhan

Bantul (ANTARA) - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan stok bahan pokok strategis aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan 1447 Hijriah.
"Harga sejumlah bahan pokok di awal Ramadhan memang ada sedikit kenaikan, namun stok di pasar yang ada di aplikasi kami masih tersedia dan aman," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Jumat.
Berdasarkan data yang ada di aplikasi Sistem Harga Pangan (Sigapan) Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul, bahwa stok cabai merah keriting di Pasar Bantul sebanyak 30 kilogram, cabai rawit merah 25 kilogram, dan cabai rawit hijau 10 kilogram.
Kemudian stok beras premium sebanyak 12.500 kilogram, beras medium 7.500 kilogram, sedangkan stok bawang merah mencapai 200 kilogram, kemudian bawang putih sebanyak 180 kilogram.
Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat atau konsumen bahan pokok di Bantul tidak melakukan aksi borong karena khawatir kehabisan stok kebutuhan pokok, karena perilaku tersebut dapat memicu kelangkaan bahan pokok.
"Harapan kami tidak ada kepanikan dalam pembelian, beli bahan pokok sewajarnya dan sesuai kebutuhan saja. Dan kalau stok bahan pokok kami dari laporan masih ada, belum ada kelangkaan, stok masih cukup," katanya.
Sedangkan terkait dengan harga bahan pokok, kata dia, yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai, kemudian daging ayam, namun kenaikannya tidak signifikan, sementara sejumlah bahan pokok lainnya masih stabil.
"Harga cabai rata rata masih di atas Rp80 ribu, masih tinggi, semoga di bulan Februari ini dan informasi dari Dinas Pertanian akan ada panen cabai, sehingga harapannya harganya semakin terkendali," katanya.
Sementara itu, pedagang sayur di Pasar Bantul Ami (60) mengatakan untuk harga jual cabai rawit merah saat ini tembus Rp105 ribu per kilogram, harga cabai merah keriting Rp70 ribu per kilogram, dan cabai hijau keriting sekitar Rp30 ribu per kilogram.
"Kalau cabai rawit merah sebelumnya Rp88 ribu per kilogram, cabai merah keriting sebelumnya Rp42 ribu sampai Rp45 ribu per kilogram, dan cabai hijau keriting Rp25 ribu per kilogram," katanya.
Menurut dia, komoditas pokok tersebut telah mengalami kenaikan harga jual sejak tiga hari lalu atau menjelang puasa 2026.
Menurut dia, harga jual cabai tersebut naik karena musim hujan sehingga banyak cabai yang busuk.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
