Logo Header Antaranews Jogja

Pariwisata Bantul manfaatkan bulan puasa berbenah sambut libur Lebaran

Jumat, 6 Maret 2026 18:43 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Saryadi. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta memanfaatkan momen bulan puasa Ramadhan melakukan pembenahan sarana maupun objek wisata guna persiapan menyambut libur Lebaran 2026.

"Mereka biasanya sudah tahu sendiri, para pelaku jasa usaha pariwisata ketika bulan puasa seperti ini karena kunjungan wisata sepi mereka berbenah diri," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi di Bantul, Jumat.

Menurut dia pembenahan pariwisata tersebut seperti melakukan pembersihan kawasan wisata, kemudian memperbaiki fasilitas atau sarana wisata yang rusak, agar ketika masuk libur hari raya Idul Fitri siap melayani wisatawan.

"Misalnya pengelola jip wisata pada bulan puasa begini mereka mungkin banyak yang off, jipnya direparasi, mungkin dicat, diperbaiki yang rusak, sehingga ketika nanti libur Lebaran itu sudah ready," katanya.

Terlebih, kata dia, momen libur Lebaran kawasan wisata di Bantul seperti pantai selatan maupun wisata alam lainnya dipadati wisatawan yang berlibur bersama keluarga di daerah Yogyakarta.

"Begitu pula dengan pelaku jasa wisata yang ada di kawasan pantai selatan, misalnya pengelola ATV, kuda, dan sebagainya pada masa sepi kunjungan kayak gini mereka recovery, maintenance," katanya.

Saryadi juga mengatakan meski objek wisata selama bulan puasa sepi wisatawan, namun para pelaku usaha maupun pengelola wisata tetap bisa melakukan pekerjaan lain di sektor ekonomi lain yang bukan pariwisata.

"Rata rata teman-teman pelaku jasa pariwisata multi usaha, jadi di samping jasa usaha pariwisata mereka di rumah nyambi bertani, beternak, dan macam macam usaha, jadi multi usaha," katanya.

Terkait dengan data kunjungan wisata ke Bantul pada bulan puasa, Saryadi tidak hafal secara angka, hanya saja ketika dibandingkan dengan hari biasa menurun hingga 50 persen.

"Saya kira untuk wisata di bulan puasa ini di titik terendah, saya tidak hafal angkanya mungkin bisa di atas 50 persen penurunannya," katanya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026