Ginting nilai persaingan di Swiss Open merata

id Anthony Ginting,Swiss Open,Swiss Open 2026,Bulu tangkis,PBSI

Ginting nilai persaingan di Swiss Open merata

Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Belgia Julien Carraggi pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Ginting melaju ke babak 16 besar usai menang dalam rubber gim 12-21, 21-15 dan 21-10. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym.

Jakarta (ANTARA) - Anthony Sinisuka Ginting menilai persaingan dalam tunggal putra Swiss Open 2026 begitu merata.

Oleh sebab itu, pebulu tangkis Indonesia ini tak terlalu mementingkan siapa calon lawannya dan ingin fokus pada pertandingan.

“Kita bisa lihat susunan pemain yang main di sini juga cukup banyak pemain-pemain terbaiknya, jadi bakal seru,” kata Ginting dalam keterangan PBSI pada Kamis.

“Puji Tuhan bisa terus melaju sampai babak kedua, jadi coba buat fokusin ke diri sendiri,” imbuh atlet berusia 29 tahun tersebut.

Ginting maju ke babak kedua setelah mengalahkan Wang Tzu Wei 21-11 dan 21-17 di St. Jakobshalle, Basel, Kamis pagi WIB.

Kunci kemenangan Ginting adalah membaca pola permainan Wang, yang mempunyai kemampuan bertahan yang cukup alot.

“Saya lebih berani mengolah bola, lawan Wang Tzu Wei sendiri tidak bisa langsung dapat poin gampang, jadi memang harus berani mengembangkan permainan, mengadu strategi,” kata Ginting.

Pada babak kedua nanti Ginting akan bersua tunggal China Wang Zheng Xing. Ini pertemuan perdana Ginting dengan pemaion berperingkat ke-26 dunia itu.

Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.