Ankara (ANTARA) - Angkatan Bersenjata Iran kembali menegaskan bahwa mereka mengendalikan Selat Hormuz yang strategis dan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat maupun negara-negara yang terlibat dalam serangan baru-baru ini terhadap Iran untuk melintasi jalur perairan vital tersebut.
“Tanpa keraguan atau kelalaian apa pun, Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan bijaksana pasukan angkatan laut pemberani Garda Revolusi. Agresor Amerika dan sekutu mereka tidak berhak untuk melintas di sini,” kata Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Central Headquarters, unit yang bertanggung jawab mengawasi operasi militer, Kamis.
Iran sebelumnya juga mengumumkan telah menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang berasal dari negara yang terkait dengan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran.
Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute maritim paling penting di dunia bagi pengiriman energi global.
Baca juga: Iran akan hadang ekspor minyak TimTeng ke AS, Israel
Baca juga: Menkeu: Seleksi pimpinan OJK dipercepat guna merespons gejolak pasar
Secara terpisah, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer terkena “objek tak dikenal” sekitar 65 kilometer di utara Jebel Ali Port di Uni Emirat Arab, yang menyebabkan kebakaran kecil di atas kapal.
Dalam pernyataannya, organisasi pemantauan keamanan maritim tersebut mengatakan kapten kapal melaporkan bahwa kapal kontainer tersebut terkena objek yang belum teridentifikasi dan memicu kebakaran kecil di atas kapal. Tingkat kerusakan secara keseluruhan belum dapat dipastikan karena kondisi gelap.
Organisasi itu menambahkan bahwa seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan sejauh ini tidak ada dampak lingkungan yang terdeteksi.
Menurut pernyataan tersebut, pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan terkait insiden itu serta mengimbau kapal-kapal di wilayah tersebut untuk berlayar dengan hati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada UKMTO.
Perkembangan itu terjadi ketika Iran terus melancarkan serangan balasan di tengah serangan bersama yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump ancam habisi Pemimpin Tertinggi Iran jika tak ikuti tuntutan AS
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran tegaskan kendali atas Selat Hormuz
