Logo Header Antaranews Jogja

Jogja Prima Fest 2026 mengangkat kembali kuliner tradisional DIY

Jumat, 10 April 2026 22:48 WIB
Image Print
Jogja Prima Fest 2026 yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta di Teras Malioboro 1 Yogyakarta. Jumat (10/4/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemda DIY)

Yogyakarta (ANTARA) - Jogja Prima Fest 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 10 April di Teras Malioboro Yogyakarta merupakan salah satu upaya mengangkat kembali kuliner tradisional dari kabupaten dan kota yang ada di provinsi tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk DIY Erlina Hidayati Sumardi dalam pembukaan Jogja Prima Fest 2026 di Yogyakarta, Jumat, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali warisan kuliner daerah.

"Jogja Prima Fest merupakan inisiatif strategis untuk mengangkat kembali kejayaan jajanan tempo dulu sebagai bagian dari identitas budaya, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)," katanya.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan festival jajanan lawas, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara perempuan, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait, serta ajang apresiasi bagi para pelaku Desa Prima di DIY.

Erlina menambahkan kegiatan tersebut dirancang secara terpadu agar memberikan dampak yang lebih luas, sehingga harapannya dapat sekaligus mendorong peran perempuan dalam sektor ekonomi.

"Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan festival kuliner, tetapi juga sarasehan, lokakarya, hingga kampanye sosial yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM," katanya.

Sementara itu Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda DIY Aria Nugrahadi menekankan pentingnya kuliner lokal sebagai bagian dari identitas daerah.

"Kuliner lokal menyimpan narasi sejarah, pengetahuan antar generasi dan identitas yang membedakan Yogja dari daerah lain," katanya.

Menurut dia, produk kuliner tradisional jika dikembangkan dengan inovasi pengemasan yang baik, penguatan branding, dan dukungan pemasaran digital, dapat naik kelas dari produk rumahan menjadi produk unggulan.

Setiap stan menghadirkan kekhasan dari lima kabupaten/kota di DIY, yakni Kota Yogyakarta, Gunungkidul, Sleman, Kulon Progo, dan Bantul, termasuk produk dari penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan.

Berbagai makanan tradisional seperti jamu, klepon, gethuk, pia gulung, crimping pisang, hingga olahan bawang merah turut meramaikan festival ini.

Melalui Jogja Prima Fest 2026 diharapkan kuliner tradisional tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu berkembang sebagai kekuatan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota budaya dan destinasi wisata kuliner.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026