Logo Header Antaranews Jogja

WFH setiap Jumat, Kantor Pertanahan Sleman tetap layani masyarakat secara maksimal

Selasa, 14 April 2026 21:10 WIB
Image Print
epala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman Imam Nawawi . (ANTARA/HO-Humas ATR/BPN DIY)

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat sebagai tindak lanjut arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta fleksibilitas kerja aparatur sipil negara.

Menanggapi kebijakan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman Imam Nawawi menegaskan bahwa pelaksanaan WFH tidak mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat. Ia memastikan seluruh layanan pertanahan tetap berjalan optimal tanpa gangguan yang berarti.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami. Meskipun ada pengaturan kerja WFH, seluruh sistem layanan tetap kami jaga agar berjalan lancar dan optimal,” ujarnya.

Pengaturan pola kerja dilakukan secara proporsional antara work from home (WFH) dan work from office (WFO) di seluruh unit kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas pegawai dan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga berkomitmen untuk memastikan layanan yang diberikan tetap inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Berbagai inovasi terus dilakukan guna mendukung kelancaran layanan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi serta penyediaan kanal pengaduan yang mudah diakses.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, seluruh layanan pertanahan—baik yang dilakukan secara daring maupun luring—tetap memenuhi standar waktu dan kualitas yang telah ditetapkan. Masyarakat di Kabupaten Sleman pun diharapkan tidak perlu khawatir terhadap perubahan pola kerja ini, karena pelayanan tetap diberikan secara maksimal.



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026