Logo Header Antaranews Jogja

Prancis pastikan tentara kedua di UNIFIL tewas usai serangan di Lebanon

Kamis, 23 April 2026 07:13 WIB
Image Print
Arsip foto - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Nabatieh, Lebanon (UNIFIL), pada 20 Oktober 2025. ANTARA/Houssam Shbaro/Anadolu/pri.

Istanbul (ANTARA) - Prancis, Rabu (22/4) memastikan gugurnya tentara kedua setelah serangan di Lebanon selatan yang menargetkan Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL).

“Anicet Girardin meninggal dunia pagi ini akibat luka-lukanya. Ia gugur untuk Prancis,” kata Presiden Emmanuel Macron dalam pesan yang dipublikasikan di platform X.

Prajurit tersebut sebelumnya telah dievakuasi ke Prancis untuk mendapatkan perawatan setelah terluka dalam serangan yang sama yang menewaskan Adjutant Florian Montorio serta melukai dua personel Prancis lainnya.

Menurut Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis, patroli tersebut diserang pada 18 April di Lebanon selatan dalam sebuah insiden yang melibatkan kelompok bersenjata.

Girardin dipulangkan ke Prancis pada 21 April, namun kemudian meninggal dunia akibat luka-lukanya, demikian keterangan kementerian tersebut.

Insiden itu terjadi saat patroli UNIFIL di Lebanon selatan, di mana pasukan Prancis merupakan bagian dari misi PBB.

Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026