
Pakar tekankan pentingnya keluarga fondasi utama bentuk karakter anak

Yogyakarta (ANTARA) - Dosen Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Jelang Hardika menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak.
Jelang dalam seminar parenting bertajuk "Anak Tangguh dan Percaya Diri Dimulai Dari Rumah" di Yogyakarta, Sabtu mengatakan, cara orang tua berinteraksi dengan anak sehari-hari memiliki dampak jangka panjang terhadap pembentukan self-esteem dan resiliensi anak.
"Rumah adalah tempat pertama anak belajar tentang dirinya. Dari cara orang tua berbicara dan merespons, anak mulai membentuk keyakinan apakah dirinya berharga dan mampu," katanya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya komunikasi yang afirmatif dalam pengasuhan. Menurutnya, kata-kata yang digunakan orang tua akan menjadi "suara batin" anak di masa depan.
"Setiap kalimat yang kita ucapkan sebenarnya sedang menulis cerita di benak anak. Karena itu, penting bagi orang tua untuk menggunakan bahasa yang menguatkan, bukan melemahkan," katanya.
Selain itu, dia menjelaskan, anak yang tangguh bukanlah anak yang tidak pernah mengalami kesulitan, tetapi anak yang mampu bangkit dari kegagalan.
"Oleh karena itu, peran orang tua bukan melindungi anak dari masalah, melainkan membekali mereka dengan kemampuan menghadapi tantangan secara sehat," katanya.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi UMBY berupaya menjembatani ilmu psikologi akademis dengan kebutuhan praktis masyarakat.
"Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen universitas dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat secara emosional melalui edukasi berbasis ilmiah," katanya.
Salah satu peserta seminar, Alifia Intan dari Kabupaten Bantul mengatakan mendapatkan wawasan baru melalui kegiatan tersebut.
"Materinya sangat relate dengan kehidupan sehari-hari sebagai orang tua. Saya jadi lebih paham bahwa peran keluarga sangat besar dalam membentuk karakter anak, dan banyak hal kecil yang ternyata berdampak besar," katanya.
Pewarta : HRI
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
