Logo Header Antaranews Jogja

Menteri PKP bidik rusun subsidi Meikarta akad akhir tahun 2026

Kamis, 30 April 2026 17:09 WIB
Image Print
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela Kongres PIKI, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait membidik rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, bisa akad penjualan kepada masyarakat pada akhir tahun 2026.

“Kami sudah ground breaking, sudah land clearing, mudah-mudahan kita bisa melakukan akad penjualan kepada rakyat di akhir tahun ini,” ujar Ara, sapaan akrab Maruarar, ketika dijumpai di sela-sela Kongres PIKI, Jakarta, Kamis.

Dalam kesempatan tersebut, Ara menyampaikan Lippo menghibahkan lahan di Meikarta kepada pemerintah, yang kemudian dibangun oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

“Jadi, negara mendapatkan tanah. Nah, yang membangun adalah Danantara,” ucap Ara.

Ara menjadikan pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta sebagai contoh terobosan kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta terkait lahan.

Diwartakan sebelumnya, pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak melalui pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang menargetkan penyediaan hingga 141.000 unit hunian vertikal untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah secara bertahap.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menegaskan bahwa pengembangan hunian vertikal merupakan solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan lahan di wilayah penyangga ibu kota.

Lokasi proyek di Kabupaten Bekasi tersebut telah dipastikan memenuhi syarat administratif dan teknis agar pembangunan dapat berjalan tanpa kendala lahan di masa depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat, seperti Lippo Group sebagai pemilik proyek Meikarta yang sempat mangkrak, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta Danantara Indonesia dalam mewujudkan ekosistem perumahan yang terintegrasi.

Dia menilai kolaborasi itu menjadi bagian penting dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah berharap sinergi dengan sektor swasta dapat memperluas jangkauan masyarakat dalam mendapatkan akses tempat tinggal yang aman, sehat, dan terjangkau.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PKP bidik rusun subsidi Meikarta akad akhir tahun 2026



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026