
Purbaya memastikan gaji manajer KDMP tak tambah anggaran baru

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk membayar gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tidak menambah pos anggaran baru.
Kebutuhan anggaran tersebut dapat dipenuhi dari sisa alokasi dana program Kopdes Merah Putih yang belum seluruhnya terserap.
“Kita akan alokasikan dari beberapa kementerian/lembaga terkait. Gini, itu kan Kopdes Merah Putih kan setahunnya dijatahkan berapa. Itu belum terbentuk semua kan? Di situ masih ada lebih uang yang bisa dipakai ke situ (gaji manajer) untuk sementara. Itu kan hanya dua tahun ke depan. Jadi, uangnya ada,” kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Senin.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih Zulkifli Hasan menjelaskan status manajer Kopdes Merah Putih setelah masa kontrak kerja selama dua tahun berakhir.
Ia menyebut para manajer yang lolos seleksi akan dikontrak dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun.
“Untuk sementara (PKWT) dua tahun. Nanti setelah dua tahun akan menjadi petugas koperasi,” ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin.
Dengan skema tersebut, para manajer pada tahap awal akan berstatus sebagai pegawai Agrinas Pangan. Pemerintah menilai pola ini diperlukan untuk mendukung pembentukan dan operasional awal Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.
Terkait gaji, Zulkifli menyatakan pembayaran selama masa kontrak akan dilakukan oleh Agrinas Pangan, seiring status para manajer yang masih berada di bawah BUMN tersebut.
“Nanti itu karena pegawai Agrinas, tentu Agrinas Pangan yang akan membayar,” katanya.
Namun demikian, Zulkifli belum mengungkapkan secara rinci sumber pendanaan maupun besaran gaji yang akan diterima para manajer.
Adapun pemerintah membuka sebanyak 30.000 posisi manajer Kopdes Merah Putih. Hingga penutupan pendaftaran pada 24 April 2026, jumlah pelamar tercatat mencapai 639.732 orang.
Zulkifli menuturkan Kopdes Merah Putih dibentuk sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan, sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat perekonomian masyarakat dari akar rumput.
Melalui koperasi tersebut, pemerintah ingin memangkas rantai pasok yang selama ini dinilai terlalu panjang sekaligus memperkuat posisi petani dan pelaku usaha desa.
Kopdes Merah Putih juga akan berperan sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi masyarakat sehingga harga komoditas tetap terjaga.
Selain fungsi ekonomi, koperasi ini juga akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial dan barang subsidi agar lebih tepat sasaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Purbaya pastikan gaji manajer KDMP tak tambah anggaran baru
Pewarta : Bayu Saputra
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
